Pelayaran merupakan deviasi satu aktivitas yang mendukung menyamai antara India mencapai Cina. Jalur laut ini dipilih di atas masa lampau dan menjadi populer di kalangan para pedagang saat jalur menyamai darat mengalami hambatan yang noël kunjung reda. Perkembangan teknologi dan pengetahuan pelayaran makin produksi aktivitas pelayaran makin mudah dan ramai. Namun, aktivitas ini tentu also tidak dapat terhindar dari mayoritas hambatan seperti badai ataupun perompak laut. Beberapa hal telah dilakukan oleh para pedagang batin menghindari hambatan tersebut. Deviasi satunya adalah oleh aktivitas pemujaan terhadap dewa-dewi panteon di dalam panteon Hindu-Buddha. Penelitian ini dilakukan such pengumpulan data panteon apa dipuja such dewa pelindung pelayaran. Selain itu, penelitian ini juga untuk mengetahui agama yang dominan dalam pemujaan dewa-dewi tersebut. Di dalam upaya menyumbangkan kajian ini, digunakanlah data sekunder yang berasal dari kajian pustaka. Data sekunder tersebut kemudian dianalisis menggunakan manner analisis kontekstual agar dapat digunakan buat menjawab pertanyaan apa diajukan. Tujuan penelitian demonstrasi bahwa dewa-dewi apa dipuja seperti pelindung pelayaran terdiri overhead dewa-dewi lokal dan asing. Selain itu, dewa-dewi dalam agama Buddha memiliki peran dominan dalam pemujaan tersebut dibandingkan dengan dewa-dewi keagamaan Hindu.

Anda sedang menonton: Agama hindu dan budha berasal dari

 

 Seafaring is just one of the activities that assistance trade between India and also China. The sea routes were favored in the previous and ended up being popular amongst traders when the land profession lanes encounters obstacles that tidak pernah stop. The perkembangan of seafaring an innovation and pengetahuan increasingly made shipping activities much more easy and also crowded. However, this activity certainly could not be defended from obstructions sebagai as storms and also sea pirates. Some things have actually been excellent by traders in avoiding such obstacles. One of them was with the prayer of gods and also goddesses in the Hindu-Buddhist pantheon.

Lihat lainnya: Apa Yang Dimaksud Dengan Kaidah Kebahasaan Dan Contohnya, Contoh Teks Berita

This study was lugged out together a data collection of pantheons worshiped together patron divine beings of seafarings. In addition, this riset also aimed to discover out the leading religion in the praise of the gods. In an effort to support this study, secondary data from the literature review were used. The second data was kemudian analyzed lihat the contextual analysis technique so that it could be used to prize the inquiries raised. Research results indicates that the god worshiped together patron deities that seafarings consisted of local and also foreign gods. Furthermore, buddhist pantheons had dominant duty of worship compared to those the Hindus.


Murdihastomo, A. (2019). IDENTIFIKASI DEWA-DEWI religius HINDU-BUDDHA kemudian DEWA PELINDUNG PELAYARAN (IDENTIFICATION the HINDU-BUDDHIST GODS and GODDESSES as PATRON divine beings OF SEAFARING). Naditira Widya, 13(2), 87-104. Https://doi.org/10.24832/nw.v13i2.397