Dewasa ini sudah crowd para perokok yang beralih usai rokok listrik (vape) buat menghentikan kebiasaan merokoknya. Pergeseran dari rokok usai vape ini diharapkan bisa ~ mengurangi atau bahkan menghentikan kebiasaan mereka mengonsumsi tembakau setiap harinya. Apalagi saat ini telah tersedia cukup crowd varian vape mulai dari alat sampai cairannya apa bisa diperoleh dengan harga apa terjangkau.

Anda sedang menonton: Agar rasa liquid vape lebih terasa

Berbeda mencapai rokok, vape noël menghasilkan asap tetapi uap buat berasal dari pemanasan cairan dan bukan dari pembakaran benda padat. Kelembaban pada vape luaran tekstur yang tebal tapi dapat menguap lebih cepat dibandingkan asap rokok. Selain itu, vape also memiliki cairan yang memiliki rasa apa berbeda-beda tergantung dari types liquid maafkan saya yang dipilih. Seberapa banyak uap yang saksi dan seberapa tahan lama rasa apa tercipta dipengaruhi melalui komponen-komponen apa dimiliki malalui setiap vape.

Salah satu komponen yang mempengaruhinya adalah atomizer. Komponis ini merupakan secara spasial menampung cairan dan angkasa dipanaskannya cairan agar berubah were uap. Atomizer individu dibagi dulu dua jenis, yaitu RDA, RTA dan RDTA. Atomizer jenis RDA cenderung dapat menghasilkan kelembaban yang lebih tebal dan rasa apa lebih pekat. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan mengenai atomizer berikut ini.

Tabel Atomizer RDA keunggulan 2019

Produk

Kelebihan

Kekurangan

Cek Harga

RDA Tsunami

*

> air flow ganda

> Deck design velocity apa mudah dirakit

> Liquid mudah rembes

> Cepat panas

CEK HARGA DI SINI

Subzero vain 24 RDA

*

> Diameter luas

> menyudahi merakit coil

> Drip tip yang kecil

> Over-liquid sanggup cepat rembes

CEK HARGA DI SINI

DROP RDA by Digiflavor

*

> product gold-plated diatas deck

> Coil yang mudah di-build

> cap cepat panas saat chain vaping

> short article coil apa cukup rentan

CEK HARGA DI SINI

Augvape BTFC RDA 25mm

*

> Kualitas materialnya oke punya

> Diameter lebar

> posisi deck dan cap dingin dekat

> Coil build apa menantang

CEK HARGA DI SINI

Wasp Nano

*

> Harganya murah

> solitary coil apa mumpuni

> Cap yang pendek dan cepat panas

> product cap terasa tipis

CEK HARGA DI SINI

Goon RDA 22mm

*

> Easy build coil

> Cloud apa tebal

> Airflow padat disesuaikan

> Baut deck apa mudah rusak

CEK HARGA DI SINI

Psyclone Entheon

*

> Desain cap apa unik

> Rasa apa optimal

> opsi coil kurang variatif

> Coil apa riskan menurun

CEK HARGA DI SINI

Druga 24mm

*

> best deal karena rasa

> Easy-build coil

> Baut yang mudah rusak

> lid cepat panas saat chain vaping

CEK HARGA DI SINI

Layercake by District

*

> product ceramisteel

> Cloud apa juara

> Flavour yang standar

> Harganya yang cukup mahal

CEK HARGA DI SINI

Troll RDA V2 through Wotofo

*

> Coil-build yang fleksibel

> Material penuh resin yang noël cepat panas

> Cap yang sulit ditutup

> Cloud yang standar

CEK HARGA DI SINI

Mengenal Atomizer

*
Mod vape sanggup dipasangkan menjangkau beragam atomizer yang berbeda-beda mencapai karakteristik masing-masing. (foto: Shutterstock)

Saat membeli paket vape, kamu menjadi memiliki tiga bagian berbeda di atas umumnya, yaitu mod, baterai, dan atomizer. Dahulu dibagi dulu tipe RTA dan RDA, atomizer ini also dibagi were dua jenis. Pertama, tipe premade atomizer apa biasanya digunakan oleh para pemula apa belum untuk mengerti cara mengganti coil (kawat) dan kapas.

Jenis kedua adalah rebuildable atomizer. Atomizer jenis ini lebih fleksibel karena pengguna bisa form sendiri di atas bagian coil-nya. Mulai dari tipe coil-nya sampai berapa gulungan coil apa diinginkan karena mencapai volume damp dan kepekatan rasa pada taraf tertentu.

Pilih Atomizer RDA, RTA, atau RDTA?

*
Atomizer terbagi were tiga jenis, yaitu RDA, RTA, dan RDTA. (foto: Shutterstock)

Atomizer yang lebih populer tangan kedua adalah jenis rebuildable atomizer berkat kemudahannya untuk disesuaikan. Rebuildable atomizer ini dibagi menjadi tiga tipe apa memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tipe pertama adalah RDA (Rebuildable Dripping Atomizer) yang membuat pengguna dapat dengan menyudahi meneteskan cairan di ~ kapas apa telah diselimuti coil. Pengguna harus meneteskan cairan terlebih sebelum sebelum mulai menyalakan vape-nya.

Tipe kedua adalah RTA (Rebuildable Tank Atomizer) apa memiliki tangki buat menampung cairan. Cairan ini then merambat melalui kapas untuk kemudian dipanaskan lewat coil untuk dihisap. Pengguna dapat isilah tangki tersebut sampai jenuh agar noel perlu repot meneteskan cairan saat ingin menghisapnya.

Terakhir adalah tipe apa menggabungkan keduanya, yaitu RDTA (Rebuildable Dripping Tank Atomizer). Tipe ini merupakan kombinasi antara RDA dan RTA sehingga pengguna sanggup menyimpan cairan di di dalam tangki atau langsung meneteskannya di atas coil/kapas.

Ketiga tipe atomizer ini pun memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang bisa disesuaikan dengan malu para penggunanya. Simak ulasannya berikit ini.

Kelebihan dan dirampas RDA

*
Kelebihan RDA adalah bisa ~ menghasilkan cloud apa lebih kental dan pekat. (Foto:Shutterstock)

Jika kamu dicari merasakan volume kelembaban yang spesial dan rasa apa pekat opsi tepat slam pada atomizer RDA. Setiap tetes apa diberikan nanti coil atau mi akan meresap intevensi sehingga rasanya ini adalah lebih maksimal dan kamu pun dapat lebih menghemat cairan vape apa digunakan.

Di sisi lain, RDA pun pribadi sejumlah kekurangan. Pertama, kamu harus meneteskan cairan setiap kali berwewenang vaping. Kedua, untuk bentuknya yang cenderung terbuka ada kemungkinan cairan become rembes disetujui sehingga kamu harus lebih sering membersihkannya.

Kelebihan dan diterjunkan RTA

*
Kalau nggak mau repot tuang-tuang liquid, RTA mungkin menjadi pilihan yang tepat. (foto: Shutterstock)

Beralih setelah RTA, atomizer apa satu ini cocok bagi pengguna yang noël ingin repot meneteskan cairan setiap ingin vaping. Kamu tinggal menuangkan cairan secukupnya nanti dalam tangki dan biarkan cairan tersebut meresap nanti dalam kapas buat dihisap. Di ~ RTA juga jarang tersadar terjadinya kebocoran cairan apa bisa membuat kamu harus membersihkannya.

Kekurangannya, kamu noël bisa does chain vaping (vaping secara terus menerus) untuk dapat menyebabkan mi cepat kering dan gosong. Kamu harus menunggu cairan meresap usai dalam mi agar bisa ~ vaping secara lancar. Selain itu, rasanya dari liquid-nya juga akan noel terasa terlalu pekat buat proses meresap setelah kapas apa membutuhkan waktu.

Kelebihan dan kekurangan RDTA

*
RDTA bisa ~ mengakomodir keingingan pengguna yang butuh RDA dan RTA dalam atomizer saja. (Foto: Shutterstock)

Buat kamu apa menginginkan kelembaban yang crowd dan kepraktisan saat vaping sanggup mencoba benefit atomizer RDTA. Atomizer yang menggabungkan risalah RDA dan RTA ini menjadi jawaban yang tepat bagi kamu apa ingin memiliki dua tipe atomizer dalam satu atomizer saja.

Namun, kelemahan keduanya juga terdapat di atomizer ini. Kamu harus rajin stabil tutupnya untuk cairan apa rembes. Selain itu, kamu juga akan lebih boros kapas untuk kapas harus cukup panjang untuk bisa masuk usai dalam tangki secara spasial cairan dituangkan.

Tips memilih RDA

*
Kualitas materail yang bagus, deck apa mudah, dan lokasi airflow yang dinamis menjadi hal yang harus diperhatikan saat memilih RDA. (Foto: Shutterstock)

Oke jika kamu diatas akhirnya memilih RDA sebagai atomizer, ada mayoritas beberapa hal apa perlu diperhatikan. Halaman pertama apa bisa kamu lakukan adalah dengan kata sandi ulasan mengenai RDA yang ada di pasaran oleh media sosial atau forum-forum vape. Dengan melakukan ini, kamu bisa pribadi gambaran awal RDA mana apa akan kamu beli nantinya. Berikut ini adalah beberapa hal apa harus kamu linimasa saat memilih RDA dengan kualitas terbaik.

1. Linimasa airflow-nya. bahan ini sangat berbiaya bagi sebuah atomizer karena menjadi terusan udara apa akan membuat RDA menjadi noël cepat panas. Pilihlah airflow apa besarannya sanggup diatur menjangkau mudah. Dengan menaikkan ini kamu juga akan mendapatkan rasa liquid apa pekat.

2. Desain. Pertimbangan ini tak hanya ditentukan melalui selera. Kamu tambahan harus menyesuaikan terlalu tinggi diameter RDA menjangkau mod yang kamu gunakan. Saat ini adalah dua peluang diameter yang umum digunakan, yaitu 22 dan 24. Sesuaikanlah dalam jumlah besar diameter ini dengan dalam jumlah besar mod yang digunakan.

3. Harga dan kualitas. Saat ini di pasaran telah banyak tersedia beragam varian RDA mencapai harga dan kualiasnya masing-masing. Peribahasa bilang, "ada harga, ada kualitas." chapter inilah yang harus kamu berhenti baik-baik. Jangan tergoda menjangkau harga yang güns jika barang ditawarkan ternyata clone (tiruan) untuk dapat making RDA cepat panas asibe material murahan yang digunakannya.

10 Rekomendasi RDA terbaik 2019

1. RDA Tsunami 22MM

*
Sumber: geekvape.

Lihat lainnya: 16 Besar Piala Dunia Rusia 2018 : Hasil 16 Besar Dan Jadwal Perempat Final

RDA Tsunami menjadi salah satu atomizer apa terbaik yang harus kamu coba. Bentuknya yang ramping memuat RDA ini cocok buat digunakan melalui beragam variasi mod vape. Velocity style yang used membuat kamu lebih menyudahi saat memasang coil. Bentuk tabungnya apa cukup panjang tambahan bisa preventif kamu terkena percikan liquid saat ingin vaping. Buat yang versi terbaru, pipa Tsunami memiliki "jendela," tapi ini hanya sekadar untuk unsur estetika semata tak ada fungsi apa terlalu terasa dari kehadirannya.