*

JAKARTA, oksavingmoney.com.com - Kementerian pertahanan (Kemenhan) mendapatkan pagu anggaran lima 2021 dari otoritas sebesar Rp 136,995 triliun. Pagu anggaran Kemenhan tersebut naik dibandingkan five 2020 yang ditetapkan sebesar Rp 117,909 triliun.

Anda sedang menonton: Alutsista tni 2017 yang akan datang

Di five 2021, Kemenhan juga akan keuangan kegiatan prioritas dan strategis batin rangka menyumbangkan terwujudnya pemenuhan Minimum important Force (MEF) buat menjamin tegaknya kedaulatan, terjaganya keutuhan kanton NKRI.

Beberapa output relevan pengadaan, modernisasi, serta perawatan dan pembayaran (harwat) persenjataan TNI yang akan dicapai Kemenhan di lima anggaran 2021 antara lain:

Baca juga: Mengenal 11 Tunjangan di Luar gaji Pokok apa Diterima anggotaenam TNI

TNI ad sebesar Rp 2,651 triliun untuk pengadaan product dan alutsita strategis, dan buat perawatan alutsista Arhanud, overhaul pesawat terbang terbang, dan heli angkut sebesar Rp 1,236 triliunTNI AL sebesar Rp 3,751 triliun antara lain pengadaan kapal patroli cepat, dan pembayaran di muka pesawat udara matra laut, serta Rp 4,281 triliun untuk pemeliharaan dan perawatan alutsista dan komponis pendukung alutsista.TNI AU sebesar Rp 1,193 triliun antara lain pengadaan Penangkal serangan Udara (PSU) dan product pendukung, serta dijunjung dan perawatan pesawat terbang tempur sebesar Rp 7,004 triliun.

Dalam perencanaan anggaran lima 2021, output lain yang direncanakan kementerian apa dipimpin Menhan Prabowo Subianto ini yakni dukungan pengadaan alutsista sebesar Rp 9,305 triliun.

Lalu pembangunan jalan Inspeksi Pengamanan Perbatasan (JIPP) sepanjang 375 kilometres sebesar Rp 321 miliar.


Dapatkan informasi, ilham dan understanding di email kamu.Daftarkan email


Baca juga: Besaran perhitungan TNI plus Tunjangannya, dari Tamtama hingga Jenderal

Dari pagu anggaran yang akan diperoleh Kemenhan diatas tahun depan tersebut, belanja become diprioritaskan untuk mendukung economic stimulation ekonomi, kontrak multiyears, carry over dari kegiatan lima 2020, pengeluaran operasional, dan dukungan operasional pertahanan.

Tukin TNI naik 80 persen

Salah satu prioritas yakni menaikkan kesejahteraan pasukan TNI dengan meningkatkan tunjangan kinerja ataukah tukin sebesar 80 persen di lima 2021.

"Pagu anggaran tersebut telah memperhitungkan antara go alokasi karena belanja pegawai buat ada rencana kenaikan tunjangan kinerja sebesar 80 persen sesuai janji Presiden RI (Joko Widodo) saat pidato di acara HUT TNI ke-74," suara Buku III himpunan RKA/KL five Anggaran 2021.

Selain untuk kenaikan tukin prajurit TNI, dialokasikan lain yakni belanja barang karena kenaikan anggaran untuk pemenuhan dijunjung dan perawatan alutsista kesiapan sampai mencapai 70 persen dan pemenuhan kebutuhan BMP sebesar Rp 6,112 triliun.

Baca juga: Tunjangan Kinerja TNI Naik 80 Persen di 2021

Lalu settling pekerjaan apa ditunda five anggaran 2020 dan dialokasikan di five anggaran 2021 sebesar Rp 11,132 triliun.

Anggaran kesehatan sebesar Rp 2,941 triliun yang digunakan buat pelayanan rumkit militer, apa bersumber dari RM, PNBP dan BLU sebesar Rp 1,870 triliun serta untuk merencanakan upgrade peralatan kesehatan melalui pinjaman luar negeri sebesar Rp 1,071 triliun.

Kesejahteraan prajurit TNI juga ditingkatkan menjangkau pembangunan rumah melayani prajurit sebesar Rp 964,5 miliar yang berasal dari diperoleh dana utang negara principle syariah ataukah Surat Berharga Syariah bangsa (SBSN).

Sebelumnya, menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pernah meminta menteri kesehatan Pertahanan Prabowo Subianto bijak dan efisien batin mengelola anggaran kementerian yang dipimpinnya.

Baca juga: Ada anggaran Rp 4,5 Triliun karena Alutsista di atas RAPBN 2018

Pasalnya, Kemenhan diberi porsi anggaran most besar dibanding instansi berbeda yakni sebesar Rp 127 triliun di ~ 2020.

“Kemenhan anggaran berasal dari rupiah murni yang diambil dari pajak, pinjaman dalam negeri dan untuk meminjamkan luar negeri," ujar Sri Mulyani.

"Banyak toolkit militer kita dibeli dari luar negeri. Pengadaan alat utama asetnya persenjataan (alutsista) membutuhkan proses yang panjang,” sambungnya.

Wanita apa akrab disapa Ani menyertainya menilai Menhan dan Panglima TNI harus duduk bersama agar belanja alutsista dapat lebih efisien dan memberikan kepastian.

Lihat lainnya: 3 Makna Proklamasi Bagi Bangsa Indonesia ? Ini Penjelasannya

Baca juga: Mengintip Besaran gaji Polisi, penuh dari Tamtama hingga Jenderal

Dapatkan update news pilihan
dan breaking news setiap aku dari oksavingmoney.com.com. Mari bergabung di Grup telegram "oksavingmoney.com.com news Update", caranya mengklik link https://t.me/oksavingmoney.comcomupdate, kemudian join. Milik mereka harus download aplikasi telegram terlebih dulu di ponsel.