Anak terlambat surat kecil adalah deviasi satu types keterlambatan perkembangan yang paling umum terjadi. Terlambatnya bicara diatas anak konvensional bersifat sementara. Namun, di ~ beberapa kasus, kapak ini bisa ~ menjadi tanda tangan adanya perambahan pendengaran atau perkembangan anak.

Anda sedang menonton: Anak 19 bulan belum bisa bicara

Gangguan bicara dan bahasa sering dialami anak, mulailah dari satrat yang tidak jelas hingga kesulitan mengungkapkan maafkan saya yang mereka butuhkan. Kapak ini kerap membuat para orang basi khawatir dan membandingkan anak mereka menjangkau anak go seusianya. Padahal, perkembangan berbicara tiap anak sanggup berbeda-beda.

*

Penyebab Anak Terlambat Bicara

Penyebab keterlambatan bicara di atas anak bisa ~ terjadi untuk berbagai faktor, antara lain:

Kesulitan mengerti kata-kata atau mencari kata-kataGangguan pendengaranKelainan struktur publik mulut, misalnya karena bibir sumbing atau kelainan lidahGagapPengabaian dari setiap orang sekitar

Tahapan Perkembangan omong Anak

Meski tahap perkembangan satrat tiap anak berbeda-beda, ada patokan dasar yang umum digunakan untuk mengukur kemampuan bicara anak. Ini tambahan bisa dulu patokan apakah anak butuh bantuan atau tidak.

Berikut adalah tahapan perkembangan berbicara anak pantas usianya:

Usia 3 bulan

Bayi usia 3 moon “berbicara” dengan voice yang noël memiliki arti atau bisa dibilang bahasa bayi. Di atas usia ini, ia could akan lebih crowd berkomunikasi keuntungan ekspresi, misalnya menjangkau tersenyum ketika melihat atau mendengarkan suara ibunya.

Usia 6 bulan

Memasuki usia 6 bulan, bayi mulailah mengeluarkan suara-suara yang terdengar lebih jernih suku katanya, walau tetap noël memiliki arti, seperti “da-da” atau “ba-ba”. Diatas akhir usia 6 bulan, bayi cantik bisa menggunakan voice ini buat mengekspresikan rasa senang atau noel suka, bukan just dengan menangis.

Yang penting karena diketahui juga, di ~ usia ini bayi cantik bisa melihat ke arah apa menimbulkan suara, memperhatikan alunan musik, dan menoleh saat namanya dipanggil.

Usia 12 bulan

Bayi umumnya cantik bisa mengucapkan kata “mama” atau “ayah” dan menirukan kata-kata apa ia dengar. Di atas usia satu lima ini, ia also sudah sanggup memahami beberapa perintah seperti, “Ayo, kemari” ataukah “Ambil botolnya”.

Usia 18 bulan

Di usia ini, bayi biasanya siap bisa mengucapkan tentang 10–20 kata dasar. Namun, sekutunya jika ada banyak kata apa masih belum jelas pengucapannya kemudian kata “makan” disebutkan “mam”.

Pada usia 18 bulan, bayi siap mengenali namu orang, benda, dan beberapa bagian tubuh. Ia tambahan bisa diikuti petunjuk sederhana yang disertai dengan gerakan.

Usia 24 bulan

Bayi usia 2 tahun biasanya siap bisa mengucapkan setidaknya 50 kata dan berkomunikasi pakai 2 kosakata sebagai “mau susu”. Ia also sudah mulailah memahami bertanya sederhana.

Usia 3–5 tahun

Kosakata yang dimiliki anak di atas usia 3–5 lima akan meningkat mencapai cepat. Pada usia 3 tahun, sebagian terlalu tinggi anak dapat menangkap circa 300 kosakata baru. Mereka juga sudah bisa ~ memahami perintah yang lebih panjang, seperti, “Ayo, cuci kaki dan sikat gigi,” atau, “Buka sepatunya, lalu ganti baju.”

Pada usia 4 tahun, umumnya anak siap bisa berbicara menggunakan kalimat yang lebih panjang dan menjelaskan sebuah peristiwa. Sementara di ~ usia 5 tahun, mereka sudah bisa underhand dengan orang lain.

Cara Menstimulasi Kemampuan omong Anak

Jangan percaya di atas mitos bahwa anak bisa ~ belajar satrat dengan sendirinya. Peran active Bunda sebagai orang selanjutnya Si small sangat berpengaruh terhadap perkembangan bicaranya. Ada cara-cara yang bisa dilakukan untuk merangsang kemampuan menyampaikan anak. Berikut adalah di antaranya:

1. Ikuti setiap orang ucapannya

Perhatikan suara-suara apa terucap dari Si Kecil. Meski Bunda tidak mengerti maksudnya, ulangi lainnya suaranya sesuai apa Bunda tangkap. Menjangkau begitu, Si small akan saya baik-baik saja sedang berbicara dengan Bunda dan membiasakan diri untuk meniru jumlah orang dan volume bicara Bunda.

Ini tentu saja akan membutuhkan waktu yang noël sebentar. Jadi, bersabarlah dan tetap berikan Si small kesempatan sebanyak mungkin karena “mengobrol” mencapai Bunda.

2. Berbicara sambil bergerak

Saat omong dengan Si Kecil, Bunda juga harus aktif bergerak dan ekspresif. Misalnya, katakan, “Ayo, kita meningkatkan susu,” sambil menggoyang-goyangkan botol didambakan atau, “Sayangi bonekanya, ya,” sambil mengelus-ngelus wayang tesebut. Begitu pula saat mengajarkannya mengenal pecahan tubuh.

3. Biasakan membuat narasi

Meski Si Kecil belum bisa omong layaknya people dewasa, Bunda firmicutes bisa pakai percakapan sehari-hari saat berkomunikasi dengannya. Misalnya, saat memakaikan baju pada Si Kecil, Bunda bisa berbicara, “Hari ini Adik pakai baju motif bunga-bunga untuk bermain nanti taman,” sambil memperlihatkan bajunya.

Hal ini bisa membantu Si small memahami objek tertentu melalui catatan Bunda. Terapkanlah chapter ini diatas kegiatan lainnya, seperti saat mandi, memberikan makan, atau mengganti popok.

Biasakan selalu omong menggunakan kalimat penuh kepadanya. Contohnya, ketika ia menunjuk setelah arah boneka yang berada pada meja. Bunda jangan langsung mengambilkannya. Lebih baik ucapkanlah satu atau dua sentence seperti, “Kamu mau permainan dengan boneka ini?” Ketika dialah merespons mencapai anggukan atau senyuman, Bunda bisa langsung memberikannya.

4. Permainan bersama-sama

Ketika luaran anak, terkadang orang tua harus bisa ~ berakting menjadi anak kecil. Ajaklah Si Kecil buat bermain, bermain peran, atau membayangkan sesuatu buat mengembangkan kemampuan verbalnya. Misalnya, Bunda mungkin mengajak Si Kecil untuk pura-pura menelepon Ayah mencapai telepon mainan.

5. Puji perkembangannya

Selalu beri pujian, senyuman, dan pelukan tiap kali Si small mengeluarkan suara atau kosakata baru apa baik. Pada umumnya, bayi belajar omong dari reaksi orang-orang di sekitarnya.

Kunci utama merangsang berkembangnya kemampuan berbicara anak adalah mencapai banyak-banyak menyampaikan dengannya. Pastikan Bunda juga selalu memakai respons apa positif dan sepenuhnya kasih sayang.

Lihat lainnya: Apakah Setiap Daerah Memiliki Tari Tradisional : Definisi, Ciri

Jika Bunda curiga Si kecil terlambat bicara, jangan dulu terlalu khawatir, ya, Bun. Di atas dasarnya, setiap anak memiliki perbandingan tumbuh kembang apa berbeda-beda. Meski begitu, bila anak terlambat bicara, sebaiknya ia militer diperiksakan setelah dokter supaya sanggup diberikan perlakuan jika memang tersadar adanya kelainan.