Tentang Kami sekitar Profil oksavingmoney.comSenarai plan Terbit PPID insula TerbukaBerkalaInformasi TerbukaSetiap Saat

Gender

Geografi

Iklim

Indeks Pembangunan Manusia

Kemiskinan dan Ketimpangan

Kependudukan

Kesehatan

Konsumsi dan Pengeluaran

Lingkungan Hidup

Pemerintahan

Pendidikan

Perumahan

Politik dan Keamanan

Potensi Desa

Sosial Budaya

Tenaga Kerja

Selengkapnya...

Anda sedang menonton: Apa yang dimaksud barang dan jasa


Ekspor-Impor

Energi

Harga Eceran

Harga berdagang Besar

Harga Produsen

Industri terlalu tinggi dan Sedang

Industri Mikro dan Kecil

Inflasi

Input output

ITB-ITK

Keuangan

Komunikasi

Konstruksi

Neraca Arus Dana

Neraca Sosial Ekonomi

Nilai Tukar Petani

Pariwisata

Perdagangan batin Negeri

Produk Domestik berbisa (Lapangan Usaha)

Produk Domestik total (Pengeluaran)

Produk Domestik Regional bruto (Lapangan Usaha)

Produk Domestik Regional bruto (Pengeluaran)

Transportasi

Upah Buruh

Usaha Mikro Kecil

Selengkapnya...


*

*

*

*

*

Salah satu indikator penting buat mengetahui kondisi ekonomi di suatu negara batin suatu ketentuan tertentu adalah data Produk Domestik bruto (PDB). PDB dapat dihitung oleh tiga pendekatan yaitu Pendekatan Produksi, Pendekatan Pendapatan, dan Pendekatan Pengeluaran. Secara treatise ketiga pendekatan tersebut ini adalah menghasilkan angka apa sama.
PDB Pengeluaran merupakan besaran nilai produk barang dan jasa (output) yang dihasilkan di di dalam wilayah domestik buat digunakan seperti konsumsi akhir melalui rumah tangga, Lembaga Non-profit apa melayani Rumah Tangga (LNPRT), dan otoritasnya ditambah mencapai investasi (pembentukan modal tetap bruto dan perubahan inventori), serta ekspornya neto (ekspor dikurang impor). 1. PENGELUARAN KONSUMSI RUMAH TANGGA (PK-RT)A. Risalah DefinisiPengeluaran konsumsi rumah tangga adalah pengeluaran atas barang dan jasa melalui rumah tangga residen karena tujuan konsumsi akhir. Rumah tangga didefinisikan sebagai individu atau sekelompok individu yang tinggal bersama batin suatu bangunan ruang angkasa tinggal, dikumpulkan sebagian ataukah seluruh pendapatan dan kekayaannya, serta menoksavingmoney.comnsumsi barang dan jasa secara kolektif, utamanya makanan dan perumahan.
Konsumsi akhir apa dimaksud adalah konsumsi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Konsumsi beranjak rumah tangga mencakup:Nilai barang dan jasa apa berasal dari pembelian;Perkiraan pengeluaran barang dan jasa yang berasal dari transaksi barter;Perkiraan cost barang dan jasa yang berasal dari pemasok kerja seperti bagian dari kompensasi tenaga kerja; Perkiraan nilai barang dan jasa yang diproduksi karena dikonsumsi sendiri.2. PENGELUARAN KONSUMSI LEMBAGA NON-PROFIT apa MELAYANI RUMAH TANGGA (PK-LNPRT)
A. Konsep DefinisiLNPRT merupakan lembaga yang menyediakan barang dan jasa secara gratis ataukah pada tingkat harga yang noël berarti secara ekonomi bagi angoksavingmoney.comta ataukah rumah tangga, serta noël dikontrol melalui pemerintah. LNPRT dibedakan overhead 6 jenis lembaga, yaitu: memegang kemasyarakatan organisasi sosialOrganisasi pekerjaan dan serikat buruhOrganisasi kebudayaan, olahraga, dan rekreasi Partai PolitikLembaga keagamaan Besarnya PK-LNPRT sama dengan output atau cost produksi yang dikeluarkan batin rangka melakukan aktivitas pelayanan di atas masyarakat, angoksavingmoney.comtaenam organisasi, atau doan masyarakat tertentu. Pengeluaran produksi LNPRT kemiripan dengan cost konsumsi antara ditambah pengeluaran primer (kompensasi pegawai, penyusutan, dan pajak atas membuat lainnya). Pengeluaran produksi adalah cost yang dikeluarkan lembaga atas penggunaan barang dan jasa (antara) dan faktor produksi, ditambah cost barang dan jasa apa berasal dari produksi sendiri ataukah pemberian pihak oksavingmoney.com (transfer). Jika manfaat input yang diperoleh secara cuma-cuma, nilainya diperkirakan benar harga pasar apa berlaku.3. PENGELUARAN KONSUMSI otoritasnya (PK-P)A. Tesis Definisi
Pemerintahan umum terdiri dari unit institusi yang memenuhi tanggung jawab politika dan peran penataan ekonomi, serta penyediaan jasa (bahkan could barang) karena konsumsi personally maupun kolektif terutama yang berbasis nonpasar, serta melakukan redistribusi pendapatan dan kekayaan.
Sektor pemerintahan umum terdiri atas seluruh unit pemerintah pusat, pemerintah daerah (provinsi, kabupaten/kota, dan desa), serta seluruh Lembaga non Profit apa dikontrol oleh unit pemerintah. PK-P merupakan pengeluaran atas barang dan jasa apa dilakukan malalui pemerintah untuk konsumsi akhir.
Sebagai produser nonpasar, PK-P didekati mencapai biaya-biaya yang dikeluarkan pemerintah, termasuk biaya barang dan jasa yang dibeli dari produsen pasar untuk disalurkan setelah individu rumah tangga mencapai harga yang tidak signifikan secara ekonomi (social mengalihkan in sort purchased pasar production) dan output financial institution Indonesia, dimutilisasi dengan penerimaan dari penjualan barang dan jasa.
4. PEMBENTUKAN modal TETAP total (PMTB)
A. Treatise DefinisiPMTB didefinisikan seperti penambahan dan pengurangan estat tetap di ~ suatu unit produksi. Penambahan barang modal mencakup pengadaan, pembuatan, membeli (barang ibu kota baru dari di dalam negeri serta barang modalnya baru dan bekas dari luar negeri), tersirat perbaikan besar, transfer atau barter barang modal, sewa beli (financial leasing), serta pertumbuhan estat sumber daya hayati yang dibudidaya. Sedangkan pengurangan barang ibu kota mencakup penjualan, transfer ataukah barter barang modal di atas pihak lain, serta rental beli (financial leasing). Perkecualian kehilangan yang disebabkan oleh hama alam noël dicatat kemudian pengurangan.5. PERUBAHAN INVENTORIA. Konsep DefinisiInventori didefinisikan kemudian aset berupa barang dan jasa yang disimpan untuk kemudian dijual, tangan kedua dalam kegiatan untuk membuat atau penggunaan dll di waktu mendatang. Inventori dapat dikelompokkan were 5 jenis, yaitu:Bahan baku dan penolong;Barang di dalam penyelesaian;Barang jadi;Barang/jasa karena dijual kembali;Inventori militer.Perubahan inventori menunjukkan transaksi yang terjadi dalam inventori. Perubahan inventori menjelaskan sekitar perubahan berposisi barang inventori apa bisa bermakna pertambahan (tanda positif) atau pengurangan (bertanda negatif). Perubahan inventori diukur dengan cost barang apa masuk usai dalam inventori dikurangi nilai barang apa keluar dari inventori dan kerugian dari merayakan barang selama satu periode. 6. EKSPOR-IMPORA. Konsep Definisi
Ekspor-impor didefinisikan such transaksi alih kepemilikan (ekonomi) atas barang dan jasa antara residen suatu perekonomian menjangkau nonresident. Suatu unit institusi didefinisikan such residen dari utama ekonomi sebuah negara, jika unit kelembagaan tersebut memiliki pusat kepentingan ekonomi yang utama di batin wilayah ekonomi dan unit institusi ini terlibat di dalam aktivitas atau transaksi ekonomi buat periode waktu yang lama, umumnya ditetapkan minimal satu tahun.
Ekspor impor keuntungan prinsip rekaman dengan basis akrual di mana buat barang dicatat saat terjadi alih kepemilikan yang pendekatannya menggunakan waktu pencatatan di ~ dokumen kepabeanan, sedangkan buat jasa dicatat saat jasa tersebut disediakan ataukah diberikan
1. PENGELUARAN KONSUMSI RUMAH TANGGA (PK-RT)A. Metodologi Atas mendasar Harga Berlaku (ADHB) PK-RT diestimasi dengan langkah-langkah kemudian berikut:Pengeluaran konsumsi per kapita menurut komoditas konsumsi Susenas dikalikan dengan tebak jumlah penduduk, sehingga diperoleh biaya estimasi start PK-RT menurut komoditas konsumsi Susenas;Bridging gawangnya estimasi awal PK-RT menurut komoditas konsumsi Susenas ke dalam classification of Individual usage According to purpose (COICOP), sehingga diperoleh nilai estimasi awal PK-RT menurut COICOP;Hasil estimasi start PK-RT menurut COICOP selanjutnya dikoreksi mencapai rasio PK-RT hasil Supply and also Use Tables (SUT), Survei biaya Hidup (SBH), dan data sekunder, sehingga diperoleh PK-RT atas radikal harga berlaku.Atas dasar Harga difungsikan (ADHK)
Untuk dapatkan PK-RT atas dasar harga konstan, PK-RT atas radikal harga berlaku dideflasikan menjangkau Indeks Harga Konsumen (IHK) apa bersesuaian.2. PENGELUARAN KONSUMSI LEMBAGA NON-PROFIT apa MELAYANI RUMAH TANGGA (PK-LNPRT)A. Metodologi Atas dasar Harga Berlaku (ADHB) PK-LNPRT diestimasi dengan keuntungan hasil survei Khusus Lembaga Non-Profit (SKLNP) menjangkau langkah-langkah kemudian berikut:Menghitung rata-rata pengeluaran menurut jenis lembaga. Rata-rata pengeluaran pembelian dari gawangnya SKLNP apa dilaksanakan setiap tahun.Mengalikan pengeluaran rata-rata pengeluaran menurut types lembaga, dan populasi LNPRT sehingga diperoleh pengeluaran PK-LNPRT.Atas mendasar Harga konstan (ADHK)
PK-LNPRT tahunan adh konstan dibebankan dengan menjumlahkan PK-LNPRT triwulanan. PK-LNPRT triwulanan adh konstan pembelian dengan membagi cost PK-LNPRT triwulanan adh berlaku menjangkau rata-rata IHK umum triwulanan.3. PENGELUARAN KONSUMSI otoritasnya (PK-P)A. Metodologi Atas mendasar Harga Berlaku (ADHB) PK-P adh berlaku merupakan output nonpasar pemerintah inhibitor penerimaan dari penjualan barang dan jasa ditambah output financial institution Indonesia dan nilai barang dan jasa apa dibeli dari produsen karena disalurkan nanti individu rumah tangga menjangkau harga yang noël signifikan secara ekonomi (social ayunkan in sort purchased pasar production). Calculation non pasar dihitung oleh pendekatan biaya-biaya yang dikeluarkan, such belanja pegawai, belanja barang, belanja bantuan sosial dan belanja lain-lain, serta perkiraan konsumsi barang modalnya tetap.
PK-P adh konstan dibebankan dengan cara deflasi. Untuk belanja pegawai dideflasi benefit indeks upah, belanja barang dan belanja bantuan sosial dideflasi benefit Indeks Harga Perdagangan geram (IHPB) umum, konsumsi barang modal tetap dideflasi benefit implisit Pembentukan modal Tetap kasar (PMTB), menerima dari pendapatan barang dan jasa dideflasi manfaat Indeks Harga Konsumen (IHK) Umum.4. PEMBENTUKAN ibu kota TETAP total (PMTB)A. Metodologi Atas dasar Harga Berlaku (ADHB)
Estimasi nilai PMTB dapat dilakukan melalui manner langsung maupun noël langsung.
Penghitungan PMTB secara segera dilakukan mencapai cara menjumlahkan seluruh biaya PMTB yang terjadi di setiap industri (lapangan usaha). Barang modalnya tersebut dinilai atas radikal harga (adh) pembelian, di dalamnya siap termasuk biaya-biaya yang dikeluarkan, seperti cost transportasi, nilai instalasi, pajak-pajak, serta cost lain yang terkait mencapai pengadaan barang ibu kota tersebut. Bagi barang modal apa berasal dari impor di dalamnya tersirat bea dimasukkan dan pajak-pajak yang terkait mencapai pengadaan atau alih kepemilikan barang modalnya tersebut.
Penghitungan PMTB menjangkau cara noël langsung, disebut such pendekatan arus komoditas (commodity flow approach). Pendekatan ini dilakukan mencapai cara menghitung pengeluaran penyediaan produk barang yang dihasilkan melalui berbagai industri (supply), yang kemudian sebagian di antaranya dialokasi menjadi barang modal.
Pendekatan apa harus dilakukan bila data output noël tersedia adalah dengan cara “ekstrapolasi” ataukah mengalikan PMTB adh konstan menjangkau indeks produksi jenis barang modal apa sesuai. Karena itu penghitungan PMTB diawali mencapai menghitung PMTB adh difungsikan terlebih dahulu. Selanjutnya untuk memperoleh PMTB adh berlaku, nilai PMTB adh difungsikan tersebut di- “reflate”(dikalikan) menjangkau indeks harga masing-masing tipe barang modal yang sesuai (sebagai inflator). Atas dasar Harga difungsikan (ADHK)
Untuk memperoleh biaya adh konstan adalah dengan men-deflate PMTB (adh berlaku) menjangkau IHPB apa sesuai dengan types barang modal. 5. PERUBAHAN INVENTORIA. Metodologi Atas dasar Harga Berlaku (ADHB)
Penghitungan perubahan inventori terdiri dari dua pendekatan yaitu pendekatan langsung dari sisi korporasi ataukah unit usaha dan pendekatan tidak langsung dari sisi komoditas atau types barang.
Pendekatan ini dilakukan untuk menghitung perubahan inventori dari laporan keuangan masyarakat dan cerita tahunan hasil survei industri geram dan sedang. Menghitung biaya posisi inventori atas radikal harga konstan mencapai membagi pengeluaran buku inventori mencapai deflator harga (IHPB) bulan terakhir di tahun berjalan apa bersesuaian;Menghitung cost perubahan inventori atas mendasar harga konstan mencapai mengambil perbedaan antara cost posisi inventori atas dasar harga fungsi pada lima berjalan dan lima sebelumnya. Angka apa dihasilkan demonstrasi estimasi perubahan inventori diatas harga five dasar;Menghitung nilai perubahan inventori atas mendasar harga berlaku dengan mengalikan nilai perubahan inventori atas dasar harga konstan mencapai indeks harga (IHPB) rata-rata pada lima berjalan yang bersesuaian.Pendekatan dari Sisi Komoditas

Pada pendekatan ini, perubahan inventori dihitung dengan cara mengalikan harga dan perubahan ton komoditas. Manner estimasi ini diperlukan informasi mengenai seluruh barang yang masuk dan dilepas dari inventori. Memasukkan dan keluarnya barang dari inventori harus dinilai keuntungan harga saat transaksi dilakukan.Langkah-langkah mengestimasi nilai perubahan inventori :Menghitung jumlah komoditas inventori menjangkau kriteria sesuai dengan jenisnya; Menghitung pengeluaran posisi inventori setiap jenis komoditas mencapai mengalikan jumlah/kuantitas komoditas yang were inventori mencapai harga komoditas tersebut pada lima berjalan batin satuan unit yang ditentukan;Menghitung pengeluaran perubahan inventori atas dasar harga berlaku mencapai mengambil perbedaan antara nilai posisi inventori pada lima berjalan dan five sebelumnya;Menghitung pengeluaran posisi inventori atas mendasar harga konstan mencapai mengalikan jumlah/kuantitas komoditas yang dulu inventori mencapai harga komoditas tersebut pada lima dasar dalam satuan unit apa ditentukan;Menghitung pengeluaran perubahan inventori atas mendasar harga konstan mencapai mengambil perbedaan antara cost posisi inventori atas dasar harga fungsi pada five berjalan dan five sebelumnya.6. EKSPOR-IMPORA. Metodologi Atas dasar Harga Berlaku (ADHB)Ekspor impor barang mencakup seluruh komoditas yang ditransaksikan baik melalui perdagangan, barter, maupun grant. Ekspor dan impor barang dinilai menurut harga cost-free on papan (FOB) dan dalam satuan rupiah, then ditambahkan dengan estimasi transaksi undocumented sehingga didapatkan ekspornya dan impor barang adh berlaku.
Penghitungan ekspor impor jasa mencakup 12 tipe jasa yang ditransaksikan (Jasa penoksavingmoney.comlahan memasukkan fisik apa dimiliki pihak lain; Jasa pemeliharaan dan perbaikan; Jasa transportasi; Jasa perjalanan; Jasa konstruksi; Jasa asuransi dan dana pensiun; Jasa keuangan; pengeluaran penggunaan kekayaan intelektual; Jasa telekomunikasi, komputer dan informasi; Jasa bisnis lainnya; Jasa personal, kultural, dan rekreasi; dan Jasa pemerintah). Data ekspornya impor jasa dari Statistik Pariwisata apa dihasilkan melalui oksavingmoney.com dan Statistik Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) apa dihasilkan financial institution Indonesia (BI) dikonversi dengan kurs transaksi rata-rata berat tertimbang gulma sehingga mengakuisisi estimasi ekspornya impor jasa adh berlaku.
Penghitungan diperkirakan ekspor dan impor adh konstan diperoleh dengan perilaku deflasi, yaitu terbagi ekspor ataukah impor adh berlaku mencapai indeks harga (deflator) yang bersesuaian. Deflator ekspornya impor barang adalah Indeks Harga perdagangan Internasional (IHPI) ekspornya dan impor menurut HS 2 digit, sedangkan deflator ekspor impor jasa adalah Indeks Harga Konsumen (IHK) domestik dan internasional.

Lihat lainnya: Franchise Bebek Dan Ayam Goreng Pak Ndut, Waralaba Bebek Goreng Pak Ndut


No.Judul TabelUpdateKet.
PDB Triwulanan Atas dasar Harga konstan menurut Pengeluaran, 2010-202105 Aug 2021Statistik Dasar
PDB Triwulanan Atas radikal Harga Berlaku menurut Pengeluaran, 2010-202105 Aug 2021Statistik Dasar
difusi PDB Triwulanan Atas dasar Harga Berlaku menurut Pengeluaran, 2010-202105 Aug 2021Statistik Dasar
Laju implisit PDB Atas radikal Harga fungsi 2010 menurut Pengeluaran , 2010-202105 Aug 2021Statistik Dasar
Laju Pertumbuhan PDB menurut Pengeluaran, 2010-202105 Aug 2021Statistik Dasar
PDB menurut Pengeluaran, 2010-202005 Aug 2020Statistik Dasar
PMTB Menurut Lapangan Usaha dan 24 tipe Aset, 2010-201807 Jul 2021
PMTB Menurut Sektor institusi dan 24 tipe Aset, 2010-201807 Jul 2021
PMTB Swasta Menurut 24 types Aset, 2010-201807 Jul 2021
PMTB Badan Usaha Milik pemerintah Menurut 24 jenis Aset, 2010-201807 Jul 2021
PMTB otoritasnya Menurut 24 tipe Aset, 2010-201807 Jul 2021
PMTB Menurut Lapangan Usaha, 2010-201807 Jul 2021
PMTB Menurut 24 jenis Aset, 2010-201807 Jul 2021
PMTB Menurut 3 Sektor Institusi, 2010-201807 Jul 2021
PDB Triwulanan Atas dasar Harga Berlaku Menurut Pengeluaran, 2000-201415 Jul 2020Statistik Dasar
PDB Triwulanan Atas mendasar Harga fungsi Menurut Pengeluaran, 2000-201415 Jul 2020Statistik Dasar
distribusi PDB Triwulanan Atas mendasar Harga Berlaku Menurut Pengeluaran, 2000-201415 Jul 2020Statistik Dasar
Laju Pertumbuhan Q to Q PDB Triwulanan Atas radikal Harga fungsi Menurut Pengeluaran, 2000-201415 Jul 2020Statistik Dasar
Laju Pertumbuhan Y top top Y PDB Triwulanan Atas radikal Harga konstan Menurut Pengeluaran, 2000-201415 Jul 2020Statistik Dasar
Laju Pertumbuhan C to C PDB Triwulanan Atas dasar Harga konstan Menurut Pengeluaran, 2000-201415 Jul 2020Statistik Dasar
Laju implisit Q come Q PDB Triwulanan Menurut Pengeluaran, 2000-201415 Jul 2020Statistik Dasar
Laju berbincang-bincang Y ~ above Y PDB Triwulanan Menurut Pengeluaran, 2000-201415 Jul 2020Statistik Dasar
PDB Atas dasar Harga Berlaku Menurut Pengeluaran, 1993-200015 Jul 2020Statistik Dasar
PDB Atas dasar Harga difungsikan Menurut Pengeluaran, 1993-200015 Jul 2020Statistik Dasar
difusi PDB Atas dasar Harga Berlaku Menurut Pengeluaran, 1993-200015 Jul 2020Statistik Dasar
Laju Pertumbuhan Y ~ above Y PDB Atas radikal Harga konstan Menurut Pengeluaran, 1993-200015 Jul 2020Statistik Dasar
Laju implisit PDB Menurut Pengeluaran, 1993-200015 Jul 2020Statistik Dasar
PDB Atas radikal Harga Berlaku Menurut Pengeluaran, 1983-199315 Jul 2020Statistik Dasar
PDB Atas dasar Harga fungsi Menurut Pengeluaran, 1983-199315 Jul 2020Statistik Dasar
menyebarnya PDB Atas radikal Harga Berlaku Menurut Pengeluaran, 1983-199315 Jul 2020Statistik Dasar
Laju Pertumbuhan Y top top Y PDB Atas radikal Harga konstan Menurut Pengeluaran, 1983-199315 Jul 2020Statistik Dasar
Laju implisit PDB Menurut Pengeluaran, 1983-199315 Jul 2020Statistik Dasar
PDB Atas mendasar Harga Berlaku Menurut Pengeluaran, 1973-198315 Jul 2020Statistik Dasar
PDB Atas mendasar Harga difungsikan Menurut Pengeluaran, 1973-198315 Jul 2020Statistik Dasar
difusi PDB Atas mendasar Harga Berlaku Menurut Pengeluaran, 1973-198315 Jul 2020Statistik Dasar
Laju Pertumbuhan Y on Y PDB Atas mendasar Harga difungsikan Menurut Pengeluaran, 1973-198315 Jul 2020Statistik Dasar
Laju implisit PDB Menurut Pengeluaran, 1973-198315 Jul 2020Statistik Dasar
PDB Atas dasar Harga Berlaku Menurut Pengeluaran, 1960-197315 Jul 2020Statistik Dasar
PDB Atas mendasar Harga konstan Menurut Pengeluaran, 1960-197315 Jul 2020Statistik Dasar
distribusi PDB Atas mendasar Harga Berlaku Menurut Pengeluaran, 1960-197315 Jul 2020Statistik Dasar
Laju Pertumbuhan Y ~ above Y PDB Atas radikal Harga konstan Menurut Pengeluaran, 1960-197315 Jul 2020Statistik Dasar
Laju berbincang-bincang PDB Menurut Pengeluaran, 1960-197315 Jul 2020Statistik Dasar