Kelembit adalah perisai apa terbuat dari kayu apa ringan dan kuat serta dihiasi dengan ukiran pada bagian luarnya. Kelembit di atas awalnya difungsikan sebagai alat penangkis buat mempertahankan diri dari diserang musuh. Kelembit biasanya terbuat dari kayu apa ringan tetapi tidak mudah pecah. Bagian depan perisai dihiasi menjangkau ukiran. Perisai atau kelembit implisit benda artis rupa dari kesukuan Dayak di Kalimantan. Dalam pembuatan suatu benda sosial tradisional konvensional terdorong oleh pengalaman spiritualnya. Oleh untuk itu benda artian rupa tradisional noël lepas dari makna-makna magis sesuai kepercayaan mereka.Kelembit merupakan alat pertahanan ourselves bagi suku dayak, sehingga acibe bentuk dan ukiran-ukiran apa ada di ~ perisai di ~ masanya, sangatlah langka ditemukan untuk fungsi dari perisai tersebut such alat pertahanan diri sewaktu diserang, Namun, menampakkan ini kelembit lebih banyak dihiasi mencapai lukisan apa menggunakan warna warna hitam putih ataukah merah putih. Perisai lebih digunakan kemudian hiasan atau pajangan di rumah dan sekaligus such identitas si empunya.


Anda sedang menonton: Apakah alat yang digunakan untuk pertahanan dalam pencak silat

Tak langka pula perisai ini di pajang buat si empunya ibarat keindahan dari perisai tersebut walaupun itu bukanlah seorang dayak, untuk memperlihatkan makna perisai yang sebenarnya dibuatlah ukiran-ukiran apa menarik dan memiliki arti, kelewat ada pula apa berpendapat laver pada perisai luaran makna mistis sehingga ukiran yang terkandung di atas perisai tersebut mampu melindungi pemakainya, atas dasar inilah perisai terutang disukai.
*



Lihat lainnya: 10 Fakta Unik Tentang Benua Antartika Terletak Di Kawasan Kutub

Perisai suku dayak ada tiga jenis, Perisai hias atau pajangan apa diukir dan dihiasi menjangkau motif-motif yang beraneka ragam dan melukis terang bertujuan buat menarik minat wisatawan. Perisai sebagai alat perang ataupun ritual khusus di dalam upacara pemanggilan ketuhanan nenek moyang, perisai apa asli bermotif tertentu dipakai seperti alat kediktatoran dipercaya memiliki kekuatan magis bagi penggunanya. Motif apa dipakai biasanya subjek kamang. Pengertian kamang adalah roh-roh leluhur dari people dayak.Dalam pembuatan perisai luaran cara tersendiri benar dengan kepercayaan suku dayak. Karena membuat perisai memerlukan hutan khusus, harus hutan jerutung atau bahasa (Dayak Bahau) kayu dari menghanguskan qita. Kayunya ringan, tapi padat untuk menebang pun ada ritual terlebih dahulu. Pengrajin tak sembarangan pilihan hari untuk menebang. Karena menebang pohon,harus manfaat beliung ataukah kapak besar. Sebelum menebang also harus melihat kondisi bulan. Pada saat moon gelap atau setengah purnama adalah waktu terbaikuntuk menebang. Menurut kepercayaan kesukuan dayak, kayu apa diambil saat bulan gelap become menjadi tua dan keras. Mencapai begitu, tameng apa dihasilkan berkualitas bagus.Setelah mengolahnya pemotongan selesai then dilanjut dengan proses pemahatan dengan motif tertentu Motif apa digunakan karena menghias kelembit terdiri dari tiga motif dasar.1. Motif Kalung Tebenggang ( burung enggang)2. Motif Kalung Aso’ (naga/anjing)3. Motif Kalung Udo’ (topeng)Perisai muncul dapat dijumpai di seluruh utama Kalimantan telah berubah fungsi yang dulunya dipergunakan untuk berperang, sekarang beralih fungsi sebagai alat penolong sewaktu kebakaran atau pelindung diri dari nyalanya api, kelengkapan menari dalamtari perang, alat untuk melerai perkelahian, perlengkapan untuk upacara belian, hiasan atau pajangan dan cendramata.