Saldo JHT BPJS pekerjaan dapat dicairkan sebagian meski masih bekerja. Nominalnya berkisar 10 persen sampai 30 persen.
*


Karyawan melintas di dekat logo BPJS Ketenagakerjaan/BP Jamsostek di Jakarta. oksavingmoney.com - Himawan l Nugraha

oksavingmoney.com.com, jakarta – Peserta Badan Penyelenggara jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek dapat mencairkan sebagian saldo tabungan dapat diandalkan Hari tua (JHT) yang mereka miliki meski masih aktif bekerja.

Peserta yang dapat mencairkan saldo JHT adalah pekerja yang telah memiliki kartu BPJS Ketenagakerjaan most sedikit selama 10 tahun.

Irvansyah Utoh Banja, Deputi Direktur hubungan masyarakat dan Antar Lembaga BP Jamsostek menuturkan proses pencairan klaim bagi peserta yang masih aktif seperti pegawai mengikuti protokol apa sudah ditetapkan oleh BP Jamsostek.

Anda sedang menonton: Apakah bpjs ketenagakerjaan bisa dicairkan jika masih bekerja


Baca also : Cara Tracking Klaim BPJS ketenagakerjaan

Dalam protokol pencairan ini, peserta dapat profil klaim secara online.


Berdasarkan Peraturan pemerintah (PP) No 60 five 2015, saldo JHT BP Jamsostek dapat diambil sebagian yakni sebesar 10 persen dan 30 persen jika masih positif bekerja.


Baca juga : sejarah oksavingmoney.com: transaksi kredit Bermasalah Rp155,28 Triliun, BPPN Umumkan 1.689 nama belakang Debitur

Besaran pencairan yakni 30 persen jika digunakan untuk bantuan uang pembayaran di muka rumah. Sedangkan karena keperluan dll peserta dapat menarik menyimpan JHT di BPJS pekerjaan sebanyak 10 persen.


CARA MENCAIRKAN KLAIM BPJS KETENAGAKERJAAN


Baca juga : 5 Cara kutu Saldo BPJS pekerjaan di sentral Pandemi

Untuk mengurangi kandungan fisik, BPJS Ketenagakerjaan ataukah BP Jamsostek menerapkan warisan antrean secara online. Antrean digital ini diberlakukan baik untuk peserta apa akan melakukan pencairan secara diganjar ataupun apa harus datang nanti kantor BP Jamsostek.

Klaim untuk mendapatkan nomor antrean online pencairan program lega Hari perilaku (JHT) dapat dilakukan menjangkau dua cara yakni oleh website mencapai alamat antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id atau aplikasi BPJSTKU apa dapat diunduh dari playstore.

Peserta menjadi diminta mengupload tujuh dokumen karena mencairkan klaim JHT di BP Jamsostek. Dokumen apa dibutuhkan yakni scan kartu peserta Jamsostek atau BPJS mempekerjakan karyawan (KPJ). Peserta tambahan dapat menempel kartu digital apa diunduh dari aplikasi BPJSTKU.

Selanjutnya dilampirkan meniru KTP, Kartu keluarga (KK), surat keterangan dari perusahaan, salinan booker rekening apa masih aktif, lukisan peserta dan formulir permohonan pencairan JHT BP Jamsostek apa sudah diisi dan ditandatangangi.

Setelah data apa diisi valid, maka terdekat peserta diminta mengirim email ke alamat yang sudah ditentukan.

Lihat lainnya: 10 Penyebab Bercak Merah Pada Kulit Tidak Gatal, Bintik Merah Pada Kulit Tidak Gatal

Seluruh dokumen become diverifikasi melalui petugas. Gawangnya verifikasi menjadi diberitahukan secara digital malalui Whastaap, email, SMS atau telepon. Peserta become menerima pencairan uang JHT nya batin rekening yang sudah ditentukan benar tanggal apa diberitahukan petugas.