Berhati-hatilah saat sedang bertransaksi menggunakan rekening Anda. Kini kerumunan berkembang kasus-kasus pembobolan rekening mencapai berbagai macam perilaku baru apa belum pernah ada sebelumnya.

Anda sedang menonton: Apakah no rekening bisa di hack

Inilah banyak modus pembobolan rekening apa harus diwaspadai.

*

Software palsu untuk membelokkan e-banking

Sebuah kasus pembobolan rekening pernah terjadi di Jakarta. Melibatkan mayoritas nasabah dari 3 bank besar dengan kerugian hingga Rp 130 miliar. Modusnya adalah dengan benefit internet banking. Pelaku menggunakan malware khusus apa dapat membelokkan transaksi nasabah, sehingga dana dapat masuk setelah rekening si penipu.

Pelaku membajak akuntabel internet bank nasabah, sehingga selama nasabah menjadi menyetorkan sejumlah dana ke rekening miliknya, aliran uang tersebut noël akan masuk nanti rekening nasabah melainkan ke pelaku.

Setelah ditelusuri, pelaku penipuan bukan berasal dari di dalam negeri. Ke ditelusuri pihak kepolisian, dana yang hilang tersebut mengalir setelah sebuah rekening apa terdaftar di Ukraina. Hanya saja dalam does aksinya si pelaku keuntungan jasa “kurir” apa merupakan seorang WNI. Si kurir juga tidak untuk mengetahui menahu circa penipuan ini karena pelaku menawar kerjasama menjangkau iming-iming menggunakan 10 persen diatas setiap transaksi yang masuk.

*

Pembobolan kartu transaksi kredit dengan fake caller

Modus curang selanjutnya adalah membobol kartu transaksi kredit milik nasabah dengan manfaat aplikasi fake caller. numeral telepon apa tertera di atas ponsel korban adalah nomor resmi pihak bank, sehingga korban lebih mudah percaya. Aplikasi ini sudah diblokir melalui Kemenkominfo, namun masih dapat terlibat dengan manfaat VPN (virtual private network) tertentu.

Pelaku menelepon korban seperti pihak bank then menanyakan angka CVV dan masa expired kartu. Lebih dekat pelaku bertanya kepada korban apakah benar korban baru saja memlakukan transaksi tertentu apa sebenarnya noel pernah ada.

Korban yang tidak merasa melakukan transaksi kemudian diminta membatalkan buat alasan keamanan. Inilah yang membuat korban percaya buat merasa dilindungi oleh pihak bank. Korban kemudian diminta untuk menyebutkan kode OTP apa dikirimkan ke nomor handphone korban.

Kode tersebut then digunakan pelaku buat melakukan transaksi yang biayanya akan ditagihkan kepada korban.

*

Membajak email nasabah

Development financial institution of Singapore (DBS) mengalami kerugian dana mencapai USD 1,86 juta asibe pembajakan email nasabah financial institution tersebut. Tanggung jawab yang menjadi korban di dalam penipuan ini atas nama Green Palm capital dan Dali Agro Corps. Dilaporkan telah terjadi transaksi tidak punya sepengetahuan pemilik rekening.

Pihak financial institution mencairkan dana dengan nominak di atas ke menerima email dari nasabah apa meminta pencairan dana. Untuk email berasal dari nasabah yang sah, maka piha financial institution pun mengeksekusi transaksi apa diminta. Uang yang dicairkan tersebut kemudian dikirimkan ke rekening yang ada di 3 bangsa yaitu Indonesia, China, dan Hongkong.

Setelah ditelusuri, pelaku utamanya adalah sindikat yang bernama Nigeria karena berasal dari negara tersebut. Pelaku adalah seorang banci dengan inisial BFH apa merupakan istri warga negara Nigeria, MCI. MCI tuntutan istrinya untuk membuka rekening di sejumlah negara atas nama orang lain. Kejahatan dilakukan mencapai cara membajak email nasabah untuk meminta pencairan uang kepada pihak bank.

*

Transaksi melalui EDC

Penipuan melalui rekening juga bisa dilakukan menjangkau menggunakan mesin EDC (electronic data capture) apa sering dijumpai di toko-toko atau gerai yang melayani pembayaran benefit kartu. Menurut sebuah kasus yang pernah terjadi di Jakarta, pelakunya adalah mantan karyawan sebuah bank.

Pelaku dulu bekerja di bagian Marketing machin EDC. Deviasi satu nasabahnya adalah masyarakat printing. Karena adanya penambahan cost sewa, nasabah memutuskan buat menghentikan kerjasama mesin EDC milik bank. Semua mesin apa seharusnya dikembalikan justru disewakan melalui pelaku.

Pelaku produksi proposal palsu yang seolah-olah ditulis malalui nasabah mengenai pengalihan rekening untuk penampungan dana. Machin EDC tersebut kemudian disewakan di ~ sejumlah toko. Kelewat pelaku also menggunakan nama nasabah karena meminta penambahan mesin. Disangka mendapatkan manfaat melalui uang rental mobil EDC apa mencapai Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta per bulannya. Sebenarnya modus penipuan ini, pihak bank mengalami kerugian besar.

*

Metode Skimming untuk Pembobolan

Sejumlah nasabah bank BUMN di Indonesia pernah mengalami pembobolan ATM, diduga dengan menggunakan manner skimming, dan pencairan dananya dilakukan di luar negeri. Menurut ahli IT, metode skimming siap dilakukan sejak lama.

Sindikat pembobolan ATM melalui metode skimming berasal dari luar negeri. Namun mereka also memiliki tim operasional yang bekerja di Indonesia. Halaman ini bisa bersinar dari pencairan dana yang noël pernah bulat, disertai mencapai potongan pengeluaran administrasi

Skimming dilakukan menjangkau cara memasang alat khusus yang bisa menyalin numeral kartu ATM milik nasabah serta menyalin kamera kepanduan PIN Pad di atas mesin ATM. Setelah pelaku mendapatkan angka ATM dan pin korban, kemudian dicocokkan menjangkau log times pencatatan. Dengan demikian pelakunya dapat pintu masuk nomor ATM dan menyematkan korban nanti dalam kartu kosong, lalu memakainya buat melakukan transaksi.

*

Menebak Sandi ATM

Penipuan yang selanjutnya dilakukan oleh noël lain adalah karyawan sebuah financial institution BUMN. Pelaku menguras habis dana yang ada di ATM korban hanya dengan menebak pin ATM dan berhasil. Semua bermula selama pelaku menerima kartu ATM apa terjatuh di Terminal 3 bandara Soekarno Hatta. Untuk pelaku adalah karyawan financial institution bersangkutan, ia luaran akses buat membuka data nasabah. Dari situ pembunuh itu berhasil mengetahui tanggal lahirnya.

Pelaku mencoba pintu masuk tanggal lahir such PIN ATM dan berhasil. Pelaku then menguras isi ATM korban hingga Rp 44 juta untuk membeli 2 buah handphone, pasangan sandal, dan menarik uang tunai senilai Rp 10 juta.

Lihat lainnya: Alat Musik Yang Menggunakan Sistem Tangga Nada Pentatonis Adalah

Artikel Terkait

Demikianlah jadwal acara tentang metode-metode pembobolan rekening melalui hacker, harapan bermanfaat bagi their semua.