*

oksavingmoney.com - PCR dan antigen merupakan dua alat tes Covid-19 yang diakui oleh Organasisasi Kesehatan dunia (WHO).

Anda sedang menonton: Apakah pilek mempengaruhi hasil swab antigen

Akan tetapi, kerumunan informasi miring apa beredar mengenai hasil tes dari kedua alat tersebut.

Salah satunya adalah anggapan bahwa hasil ujian Covid-19 orang yang menderita batuk dan pilek (flu) menjadi selalu active virus corona.

Anggapan soal ini crowd dibagikan pengguna media sosial di berbagai platform.


Twitter crowd anggapan bahwa hasil ujian swab pasti hasilnya aktif Covid-19 jika dilakukan saat batuk dan pilek. Fasih menyatakan, noël benar demikian.
Ada yang menganjurkan sebaiknya tak melakukan tes swab saat sedang batuk dan pilek karena hasilnya pasti akan active Covid-19.

Baca juga: Viral, Foto kertas Hasil Swab PCR positif Covid-19 enim Bungkus Gorengan

Benarkah demikian?

Ahli patologi klinis Universitas eleven Maret (UNS) Surakarta Tonang Dwi Ardyanto mengatakan, anggapan itu salah.


Sebab, di dalam tes PCR dan antigen terdapat sensor spesifik untuk virus bangsaaksi Covid-19.

"Kalau sedang flu, tapi kok PCR Covid-19 positif, itu berarti terinfeksi Covid-19, bukan untuk sedang flu," lanjut dia.

Tonang menegaskan, jawaban bi-side penyebab flu apa sudah biasa dialami sosial berbeda dengan viridans penyebab Covid-19.


Oleh untuk itu, hasil tes Covid-19 tak ini adalah mendeteksi positif jika memang batuk dan kedinginan itu bukan karena virus corona.

Baca juga: Simak Syarat sembuh Pasien Covid-19, Tak haruss Lagi ujian Swab PCR

Cara pergerakan PCR dan antigen

Diberitakanoksavingmoney.com, ujian PCR mendeteksi materi genetik viridans corona SARS-CoV-2 menyebabkan Covid-19.

Tes ini juga dapat mendeteksi fragmen virus kelewat saat seseorang sudah tidak terinfeksi. Teknologi PCR juga mampu melihat materi genetik viridans dengan teknik amplifikasi atau perbanyakan.

Pemeriksaan menggunakan PCR dilakukan dengan alter RNA menjadi asam deoksiribonukleat (DNA) apa memiliki berantai ganda.

Setelah diubah were DNA, materi genetik tersebut diperbanyak lewat alat PCR. Apabila mesin PCR mendeteksi adanya materi genetik viridans corona, maka hasil ujian dinyatakan aktif Covid-19.

Tes ini memiliki taraf akurasi apa tinggi dan dulu tes terbaik yang direkomendasikan melalui WHO.

Sementara itu, cara merencanakan tes antigen adalah mendeteksi protein kekhususannya dari Covid-19.

Antigen merupakan zat apa dapat merangsang imun. Zat ini bisa ~ berupa protein, polisakarida, dan lain-lain.

Virus alasan Covid-19 luaran beberapa antigen apa sudah dikenali, seperti nukleokapsid fosfoprotein dan spike glikoprotein.

Tes swab antigen dapat lanskapnya keberadaan antigen di batin tubuh, sehingga bisa diketahui apakah seseorang sedang terinfeksi jawaban bi-side corona atau tidak.

Meski memiliki tingkat akurasi tinggi, memeriksa antigen terkadang masih ada gawangnya negarif palsu jika kadar viridans corona batin tubuh rendah.

Lihat lainnya: Akun Netflix Gratis Hari Ini 2021, Akun Netflix Gratis Juli 2021


oksavingmoney.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Mengenal Swab Test atau PCR

Dapatkan update news pilihan dan breaking news setiap hari dari oksavingmoney.com. Mari bergabung di Grup telegram "oksavingmoney.com berita Update", caranya mengklik link https://t.me/oksavingmoney.comcomupdate, kemudian join. Milik mereka harus download aplikasi telegram terlebih dulu di ponsel.