Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara resmi telah mengeluarkan fatwa Salat idulfitri di rumah, begini tata caranya.
*


oksavingmoney.com.com, champa - Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara resmi telah mengeluarkan fatwa Salat Idulfitri di rumah beserta tata caranya.

Anda sedang menonton: Apakah sholat idul fitri boleh di rumah

MUI akun itu mengeluarkan pada Rabu 14 Mei 2020 menjangkau Fatwa Majelis Ulama Indonesia angka 28 tahun 2020 sekitar Panduan Khaifat Takbir dan Shalat idul fitri saat epidemi Covid-19.

Secara garis besarnya, panduan apa tertuang dalam Fatwa MUI No.28/2020 menyatakan bahwa Salat Idulfitri bisa dilakukan secara sendiri di rumah ataukah secara berjamaah minimum 4 setiap orang dengan komposisi seorang imam dan tiga people tiga setiap orang makmum.

Lalu di mana jika jamaah kurang dari 4 orang? Salat idul fitri tetap boleh dilakukan dan tanpa khutbah. Ketentuan tidak punya khutbah tersebut also berlaku buat salat idulfitri seorang diri.


Dengan demikian, jika Salat idul fitri dilakukan malalui lebih dari 4 orang, maka disunahkan adanya khutbah setelah Salat Idulfitri.


Lalu koknya kalau tidak ada apa memiliki possibilities berkhutbah? Fatwa akun itu membolehkan Salat Idulfitri tidak punya khutbah.

Hal menyertainya diatur dalam Bab III poin no.2 fatwa MUI itu."Jika shalat idul fitri dilaksanakan secara berjamaah, makaketentuannya kemudian berikut: (a) Jumlah jamaah yang shalat minimal 4 orang, satu setiap orang imam dan 3 people makmum; (b) Kaifiat shalatnya disusul ketentuan numeral III; (c) usai shalat Id, khatib mandat khutbah dengan mengikuti ketentuan numeral IV di dalam fatwa ini; (d) Jika jumlah jamaah kurang dari empat orang atau jika pelaksanaan shalat jamaah di rumah noel ada apa berkemampuan karena khutbah, maka shalat idul fitri boleh dilakukan berjamaah tidak punya khutbah."


Selajutnya tata cara salat idul fitri dilakukan menjangkau 12 kaifat ataukah tata cara yang diatur batin Bab III Fatwa MUI No.28/2020 tersebut. Berikut 12 tata cara itu.

1. Sebelum salat, disunahkan karena memperbanyak bacaan takbir, tahmid, dan tasbih.2. Salat itu dimulai dengan menyeru "ash-shalâta jâmi‘ah", tidak punya azan dan iqamah.3. Memulai mencapai niat shalat Idul Fitri, yang jika dilafalkan berbunyi;"Ushalli Sunnatan Liidil Fitri Rakataini Mustaqbilal Qiblati Ada’an (Imaman/makmuman) Lillahi Ta’ala"Artinya: “Aku berniat shalat sunnah idul fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) buat Allah ta’ala.”4. Membaca takbiratul ihram sambil mengangkat senin tangan.5. Kata sandi doa iftitah.6. Membaca takbir sebanyak 7 (tujuh) kali (di luar takbiratul ihram) dan middle tiap takbir akun itu dianjurkan membaca:“Subhanallah walhamdulillah wa lailaha illallah wallahu akbar wala haula wala quwwata illa billahil aliyyil adzim.”7. Membaca surah al-Fatihah, diteruskan kata sandi surat cacat dari Alquran.8. Ruku’, sujud, duduk tengah dua sujud, dan seterusnya hingga standing lagi sebagai shalat biasa. 9. Diatas rakaat kedua sebelum baca secara terpisah al-Fatihah, disunahkan takbir sebanyak 5 (lima) kali sambil lifted tangan, luarnya takbir saat standing (takbir qiyam), dan middle tiap takbir disunnahkan membaca:“Subhanallah walhamdulillah wa lailaha illallah wallahu akbar wala haula wala quwwata illa billahil aliyyil adzim.”10. Membaca surah al-Fatihah, diteruskan melafalkan surat yang pendek dari Alquran.11. Ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam.12. Setelah salam, disunnahkan mendengarkan khutbah Idul Fitri.

Lihat lainnya: Marshanda Dihujat Karena Tak Pakai Bra, Beberapa Artis Tidak Pakai Bra Di Mall

Jika ingin mendapatkan Fatwa MUI No.28/2020 secara maksimum silakan klik DI SINI. Official file di dalam bentuk PDF (Portable record Format) dan bisa anda dowload.