oksavingmoney.com, jakarta - Isra Miraj merupakan peristiwa cukup bagi Rasulullah Muhammad SAW. Tentu saja itu, di dalam waktu kurang dari lebih malam suntuk, Rasulullah berpindah dari masjidil Haram nanti Masjidil Aqsha dan menuju Sidratul Muntaha.

Anda sedang menonton: Apakah yang dimaksud dengan isra mi raj

Bagi kebanyakan umat Muslim, sudah untuk mengetahui peristiwa Isra Miraj merupakan bepergian agung Nabi Muhammad menuju langit ketujuh untuk menerima perintah salat dari Allah SWT.


Isra Miraj atau trips Nabi Muhammad witnessed menembus langit 7 tersebut terjadi pada suatu malam tanggal 27 Rajab.

Di sisi lain, akibat Isra dan Miraj merupakan dua peristiwa berbeda. Namun, karena dua peristiwa ini terjadi diatas waktu apa bersamaan, disebutlah Isra Miraj.

Isra merupakan bepergian Nabi Muhammad dari Masjidil itu haram di Mekah menuju masjidil Aqsa di Jerusalem. Sementara, Miraj adalah bepergian Nabi dari bumi persimpangan Sidratul Muntaha, langit nanti tujuh apa merupakan secara spasial tertinggi.

Jadi, dua perjalanan yang dilakukan nabi Muhammad witnessed tersebut hanya ditempuh batin waktu satu semalam.


2 dari 5 halaman

Awak Mula trips Nabi Muhammad SAW


*

Ilustrasi ucapan Isra Mikraj. (Photo top top Freepik)
Dalam mayoritas hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim, suatu hari, ketika Nabi Muhammad SAW bersama sahabat sentral menunaikan salat di masjidil di Madinah, turunlah QS. Al-Baqarah ayat 144 apa memerintahkan umat Islam agar memalingkan permukaanbutuh (berkiblat) setelah Masjid Al-Haram.

"Sungguh kalian (sering) pemandangan mukamu menengadah nanti langit, maka sungguh kami akan memalingkan kamu nanti kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah masjid Al-Haram dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu nanti arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling setelah Masjid Al-Haram akun itu adalah benar dari tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari what yang mereka kerjakan."

Kendati demikian, mencapai adanya perubahan kiblat ini, Islam tidak lantas "meminggirkan" kedudukan karyawan Al-Aqsha. Al-Quran telah menempatkan masjidil Al-Aqsha di dalam kemuliaan. Terlebih saat peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.

"Maha bermusim Allah, yang telah memberi jalur hambanya di ~ suatu malam dari karyawan Al-Haram setelah Masjid Al-Aqsha apa telah kita berkahi sekelilingnya agar kita perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) kami. Sesungguhnya dia adalah maha mendengarkan lagi maha melihat."- (QS. Al-Isra: 1)

Saat perjalanan pertemuan Sang Pencipta, Nabi Muhammad tidak just ditemani malaikat Jibril saja. Rasullulah diceritakan mengendarai Buraaq, yakni hewan weiss panjang, berbadan geram melebihi keledai dan bersayap.

Dikisahkan Buraaq, sekian melangkah sanggup menempuh perjalanan sejauh mata memandang batin sekejap untuk melewati tujuh thiên dan temu dengan para penghuni di setiap tingkatan.


*

Dalam hadis tersebut dikisahkan, di langit taraf pertama, Rasullulah SAW temu manusia sekaligus wali Allah SWT pertama di peningkatan bumi, Nabi Adam AS.

Saat pertemuan Nabi Adam, Rasullulah sempat bertegur sapa silam akhirnya ditinggalkan dan melanjutkan perjalanan. Nabi Adam membalas dengan membekali Rasulullah lewat doa agar selalu diberi kebaikan pada setiap urusan yang dihadapi.

Kemudian di thiên kedua, Nabi Muhammad SAW pertemuan Nabi Isa dan Nabi Yahya. Seperti halnya di thiên pertama, Rasullulah disapa dengan keramahan oleh senin nabi pendahulunya itu.

Sewaktu ini adalah meninggalkan tee kedua, Nabi Isa dan Yahya juga mendoakan jenis kepada Rasullulah. Then Nabi Muhammad bersama Malaikat Jibril terbang lagi menuju thiên ketiga.

Lalu di thiên ketiga, Rasullulah bertemu dengan Nabi Yusuf, umat ​​manusia tertampan yang pernah diciptakan Allah SWT di bumi. Batin pertemuannya, Nabi Yusuf memberikan sebagian dari ketampanan wajahnya kepada Nabi Muhammad.

Kemudian di di atas pertemuannya, Nabi Yusuf memberikan doa jenis kepada nabi terakhir itu.


*

Setelah berpisah menjangkau Nabi Yusuf di thiên ketiga, Rasulullah melanjutkan trips dan sampai di langit keempat. Di ~ tingkatan ini, Rasullulah pertemuan Nabi Idris.

Nabi Idris merupakan manusia pertama apa mengenal tulisan dan nabi yang berdakwah kepada Bani Qabil dan memphis di Mesir untuk beriman kepada Allah SWT.

Seperti pertemuan dengan nabi-nabi sebelumnya, Nabi Idris memberikan doa kepada Nabi Muhammad supaya diberi kebaikan di atas setiap urusan yang dilakukannya.

Selanjutnya di thiên kelima, Nabi Muhammad SAW pertemuan Nabi Harun, yaitu nabi yang mendampingi Nabi Musa berdakwah mengajak raja Firaun, orang yang menyebut dirinya Tuhan, dan kaum Bani Israil untuk beriman kepada Allah SWT.

Harun dikenal seperti nabi apa memiliki kepandaian berbicara dan membujuk orang. Di thiên kelima, Nabi Harun mendoakan Nabi Muhammad senantiasa selalu mendapat kebaikan di atas setiap perbuatannya.

Pada langit keenam, Nabi Muhammad dan Malaikat Jibril temu Nabi Musa, yaitu nabi yang memiliki jasa besar di dalam membebaskan Bani israel dari perbudakan dan menuntun mereka menuju fact Illahi.

Selama bertemu dengan Muhammad, Nabi Musa menyambut layaknya detik sahabat lama yang noël pernah bertemu. Silam Nabi Muhammad pamit meninggalkan tee keenam, Nabi Musa melepasnya mencapai doa kebaikan.


*

Perjalanan terakhir, Nabi Muhammad nanti langit ketujuh temu dengan sahabat Allah SWT, bapaknya para nabi, yakni Ibrahim AS. Sewaktu bertemu, Nabi Ibrahim sedang menyandarkan punggungnya setelah Baitul Mamuur, yaitu suatu tempat yang disediakan Allah SWT kepada para malaikatnya. Setiap harinya, noël kurang dari 70 ribu malaikat masuk.

Kemudian, Nabi Ibrahim mengajak Muhammad pergi ke Sidratul Muntaha sebelum bertemu dengan Allah SWT untuk menerima perintah wajib salat. Sidratul Muntaha merupakan sebuah pohon yang menandai di atas dari batas langit setelah tujuh.

Masih dalam hadis yang sama, Nabi Muhammad saw menceritakan bentuk penyederhana dari Sidratul Muntaha, yaitu berdaun lebar sebagai telinga gajah dan buahnya apa menyerupai tempayan besar.

Namun, ciri piritter Sidratul Muntaha berubah selama Allah SWT datang. Juga Nabi Muhammad witnessed sendiri tidak bisa berkata-kata dijelaskan keindahan sianosis Sidratul Muntaha.

Pada kepecayaan keagamaan lain, Sidratul Muntaha juga diartikan kemudian pohon kehidupan. Di Sidratul Muntaha inilah Nabi Muhammad berdialog mencapai Allah SWT, karena menerima perintah diamanatkan salat five waktu batin sehari.

Di hadapan Allah SWT, Rasulullah mendapat perintah salat mencapai mewajibkan salat 50 waktu kepadanya dan umat-Nya. Setelah menerima perintah tersebut, Rasulullah bagian belakang ke bawah dan temu dengan Nabi Musa.

Nabi Musa menawarkannya kepada Nabi Muhammad karena meminta keringanan kepada Allah SWT. Nanti tiga kali menghadap Allah SWT, Nabi Muhammad didefinisikan diberi keringanan oleh Allah SWT buat melaksanakan salat five waktu.

Tuntas cantik perjalanan Rasulullah melakukan Isra Miraj.

Lihat lainnya: Agama Hindu Dan Budha Berasal Dari, Sejarah India Hindu (Bahasa Indonesia Subtitles)

 


Berita video Extra Time kali ini mengangkat kematian striker AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, apa pernah membeli Ferrari untuk mobilnya apa sebelumnya sama dengan punya orang lain.