Sejarah Bendera Indonesia – Bendera such identitas sebuah negara. Bendera Indonesia terdiri dari melukis merah dan weiss dimana merah melukiskan keberanian serta putih melambangkan kesucian.

Anda sedang menonton: Arti merah putih pada bendera kita adalah


Selain itu cat merah juga melambangkan raga manusia, sementara warna weiss melambangkan jiwa dari manusia.

Saat ini bertepatan dengan 28 Oktober yang merupakan aku Sumpah Pemuda, tanggal ini dulu sejarah mulai pergerakan kaum muda di dalam berjuang merebut kanchi Republik Indonesia.

Untuk meningkatkan rasa nasionalisme kita terhadan Indonesia, mari simak penjabaran lebih fullest mengenai Sejarah, Pasal, policy Pengibaran hingga fungsional dan tata cara penggunaan Bendera Merah limbah di Indonesia berikut ini:


Table of Contents


Fakta memukau Bendera Merah Putih

Sejarah Bendera Merah Putih

Proklamasi khanh Indonesia 17 Agustus 1945 – resource : https://commons.wikimedia.org/

Warna merah dan weiss pada bendera, acibe telah used sejak zaman kerajaan. Kerajaan pertama ialah Majapahit apa berpusat di Jawa Timur apa menjadikan bendera merah putih seperti lambang kebesarannya di atas abad ke-13.

Tidak hanya Majapahit, kerajaan Kediri tambahan menggunakan warna merah putih seperti panji kerajaan. ~ bendera di atas perang Sisingamangaraja IX dari negara Batak juga menggunakan cat merah dan putih.

Dua pedang pasangan melambangkan piso gaja dompak, pusaka raja-raja Sisingamangaraja I-XII. Selama terjadi kediktatoran di Aceh, pejuang – pejuang Aceh manfaat bendera kediktatoran berupa umbul-umbul dengan melukis merah dan putih, di bagian belakangnya diaplikasikan lukis pedang, bulan sabit, matahari, dan bintang serta mayoritas ayat mengucapkan Al Quran.

Di zaman kerajaan bugis Bone, Sulawesi Selatan silam Arung Palakka, bendera Merah Putih, digunakan seperti simbol force dan kebesaran empire Bone (Bendera Bone dikenal dengan nama Woromporang).

Selanjutnya pada perang Jawa (1825-1830 M) Pangeran Diponegoro manfaat panji-panji berwarna merah putih dalam perjuangannya perlawanan Belanda.

Kemudian pada lima 1928, di pulau jawa Bendera merah weiss digunakan kemudian bentuk protes dan semangat dari pelajar dan kaum nasionalis untuk lepas dari penjajahan Belanda.

Usai perang world II dan Indonesia merdeka, bendera merah putih mulai digunakan such bendera nasional. Bendera Sang Saka Merah putih pertama kali dikibarkan di Indonesia di atas 17 Agustus 1945 saat proklamasi khanh bangsa.

Setelah sebelumnya Bendera Belanda berkibar darimana 20 Maret 1602 – 8 Maret 1942 (340 tahun) dan Bendera Jepang berkibar sejak 8 Maret 1942 – 17 Agustus 1945 (3 lima 5 bulan) di Indonesia.

Usai kanchi bendera merah weiss selalu tinggi setiap upacara bendera.

Lagu Bendera Indonesia yaitu Berkibarlah Benderaku juga merupakan lagu yang diperuntukkan karena bendera merah putih. Lagu ini merupakan karangan Ibu Soed yang digolongkan such salah satu songs wajib.

Lagu ini menceritakan keras kepala Joesoef Ronodipoero seorang pimpinan bureau Radio republik Indonesia. Menjelang Agresi tentara Belanda I diatas 1947, Joesoef mendapat ancaman senjata api dari prajurit Belanda, untuk menurunkan Bendera Merah Putih apa berkibar di kantor RRI. Tetapi, Joesoef batal bendera merah putih, karena terus berkibar.

Temukan berbagai peristiwa penting dalam sejarah Indonesia batin buku Z1 Sma/Ma/Smk/Mak Kl.Xii sejarah Indonesia K/13 Rev.2018 apa telah mencakup peristiwa dinamika trips kehidupan berbangsa.

*

Fungsi dan Tata Cara Penggunaan Bendera Merah Putih

Sumber : kompas.com

Bendera bangsa dapat digunakan sebagai tanda tangan perdamaian terutama bila terjadi konflik horizontal di utama NKRI, tanda tangan berkabung mengangkat setengah.

Bendera setengah tiang berasal dari abad 17. Tradisi ini diperkenalkan oleh para pelaut Inggris dan disusul oleh negara-negara lain hingga sekarang. Sejak lima 1612, kapten kapal Inggris Heart’s lull meninggal dalam perjalanan setelah Kanada.

Penumpang kapal angkat itu bendera kebangsaan Inggris buat menghormati mendiang kapten. Bendera tersebut noel dikibarkan di ujung ting tapi di sentral tiang. Chapter ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan perkabungan.

Selain menemani itu bendera merah putih juga digunakan sebagai Penutup dada atau usungan jenazah. Untuk tata cara penggunaan Bendera Negara, berikut beberapa diantaranya:

Bendera country dikibarkan dan atau dipasang di atas tiang apa besar dan tingginya seimbang dengan ukuran Bendera Negara.Bendera Negara yang dipasang diatas tali diikatkan pada sisi dalam kibaran Bendera Negara.Bendera Negara apa dipasang diatas dinding, dipasang perubahan longitudinal rata.Bendera bangsa dinaikkan atau diturunkan pada tua- secara perlahan-lahan, menjangkau khidmat dan noel menyentuh tanah.Pada times penarikan ataukah penurunan Bendera Negara, semua orang yang hadir memberi menghormati dengan berdiri bertegangan dan khidmat sambil menghadap kan maju pada Bendera negara hingga selesai.Penaikan dan penurunan Bendera negara dapat diiringi lagu Kebangsaan Indonesia Raya

Larangan berasosiasi Sang Merah Putih sebagai Bendera Negara, diantaranya rakyat dilarang Merusak, merobek, menginjak-injak, meluncurkan atau melakukan perbuatan go dengan niat menodai, menghina atau merendahkan kehormatan Bendera Negara.

Memakai Bendera Negara buat reklame atau quảng komersial. Mengibarkan Bendera Negara yang rusak, robek, luntur, kusut atau kusam.

Mencetak, menyulam dan untuk menulis huruf, angka, lukis atau sign lain dan memasang lencana atau benda apapun di atas Bendera Negara. Pakai Bendera Negara karena langit-langit, atap, mengemas barang dan tutup barang apa dapat menurunkan kehormatan Bendera Negara.

Pasal kyung Bendera Merah Putih

Bendera bangsa diatur batin UUD ’45 pasal 35, UU No 24/2009 circa Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta lagu-lagu Kebangsaan. Berasosiasi bendera seperti lambang country dijelaskan di dalam Pasal 4 dari ayat 1 hingga 3. Berikut ini adalah suara pasal circa bendera merah putih Indonesia:

Pasal 4 Ayat (1): Bendera negara Sang Merah limbah berbentuk empat persegi panjang dengan massa lebar 2/3 (dua-pertiga) dari panjang serta bagian atas berwarna merah dan bagian bawah berwarna putih yang kedua bagiannya berukuran sama.Pasal 4 Ayat (2): Bendera negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibuat dari kain yang warnanya tidak luntur.Pasal 4 Ayat (3): Bendera country sebagaimana dimaksud di atas ayat (1) dibuat dengan ketentuan ukuran: 200 cm x 300 cm untuk penggunaan di lapangan istana kepresidenan120 cm x 180 cm pada lapangan umum100 cm x 150 cm karena di ruangan36 centimeter x 54 cm untuk penggunaan di pengangkutan Presiden dan Wakil Presiden30 centimeter x 45 cm karena penggunaan di mobil pejabat negara20 centimeter x 30 cm untuk penggunaan di kendaraan umum100 cm x 150 cm untuk penggunaan di kapal100 cm x 150 cm karena penggunaan di kereta api30 cm x 45 cm untuk penggunaan di pesawat terbang udara10 centimeter x 15 cm buat penggunaan di meja

Temukan pula berbagai hukum yang mengatur berbagai halaman mengenai negara Indonesia awal dari historia perkembangan dan kurung Hukum Indonesia pada booker Pengantar tindakan Indonesia sejarah Dan Pokok.

*

Larangan Terhadap menyembuhkan Bendera Indonesia

Larangan terhadap menyembuhkan bendera juga diatur dalam Pasal 57 di UU angka 24 lima 2009 dari huruf a sampai d. Berikut bunyi dari Pasal 57, accordingly setiap burger Indonesia dilarang:

Mencoret, menulisi, menggambari, atau membuat buyar Lambang negara dengan karsa menodai, menghina, ataukah merendahkan kehormatan Lambang NegaraMenggunakan Lambang Negara yang rusak dan noël sesuai menjangkau bentuk, warna, dan rate ukuranMembuat lambang buat perseorangan, partai politik, perkumpulan, organisasi dan/atau perusahaan yang sama atau menyerupai Lambang NegaraMenggunakan Lambang Negara untuk keperluan selain yang diatur di dalam Undang-Undang ini.

Lihat lainnya: Setelah Menikah, Berapa Waktu Paling Cepat Hamil Setelah Menikah, Yuk Coba!

Sementara itu di atas Pasal 66 Setiap orang apa merusak, merobek, menginjak-injak, membakar, atau melakukan perbuatan lain dengan dengan sengaja menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan Bendera bangsa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 huruf a, ini adalah dipidana mencapai pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda most banyak Rp 500 juta.