Or log in with:If girlfriend have worries logging in using your WIMS account please membuat an oksavingmoney.com account.

Anda sedang menonton: Bagaimana cara menghindari covid-19


*

Kursus ini memberikan insula tentang maafkan saya yang harus dilakukan melalui fasilitas kesehatan agar sudah merespon kasus viridans pernapasan baru kemudian novel coronavirus, di mana mengidentifikasi kasus selama terjadi, dan bagaimana itu? menerapkan langkah PPI menjangkau benar untuk memastikan noel ada penularan usai petugas kesehatan atau pasien lain dan orang-orang lain di fasilitas kesehatan.

Pelatihan ini ditujukan untuk petugas kesehatan dan profesi kesehatan masyarakat, buat fokusnya adapencegahan dan pengendalian infeksi.


Self-pacedLanguage: Bahasa IndonesiaCOVID-19
Enroll me for this course

Course information


Kursus ini tambahan tersedia batin bahasa berikut:

English - русский - 日本語 - français - Español - Português - Italiano - српски језик - 中文 - македонски јазик - Türkçe - język polski - Tiếng Việt - العربية - Nederlands - Tetun - বাংলা -فارسي - Soomaaliga - සිංහල-ภาษาไทย -தமிழ் - Казақ тілі

Ikhtisar: Kursus ini ini adalah mencakup arrangements dan Pengendalian dileburkan (PPI) apa diperlukan untuk:

Bersiaplah dan siaga buat merespon wabah, khususnya such COVID-19.

Membatasi transmisi manusia usai manusia mencapai menerapkan rekomendasi WHO kyung intervensi PPI.

Mengidentifikasi, mengisolasi dan melaporkan kasus diprediksi dan kasus terkonfirmasi.Tersedia bahan di ~ setiap modul karena membantu milik mereka mendalami topik ini.

Tersedia bahan pada setiap modul untuk membantu milik mereka mendalami topik ini.

Tujuan pembelajaran: ke menyelesaikan kursus ini, milik mereka dapat:

mendefinisikan PPI dan perannya dalam konteks kesiapan, kesiagaan dan respon;menggambarkan situasi epidemiologis terkini COVID-19, termasuk definisi kasusdan gejala & gejalamenjelaskan pengendalian sumber, pengendalian administratifnya dan lingkungan dan pengendalian rekayasamenjelaskan tindakan apa disarankan malalui WHO karena PPI di fasilitas kesehatan, termasukketika menangani dengan kasus terduga atau kasus COVID-19 terkonfirmasi;menjelaskan tindakan tambahan PPI apa harus diambil buat mendukung kesiapan umumfasilitas kesehatan.

Durasi kursus: sekitar 1 jam.

Sertifikat: konfirmasi Partisipasi tersedia bagi peserta untuk menyelesaikan 100% dari materi kursus.

Setelah menyelesaikan kursus ini, jika milik mereka tertarik karena mempelajari cara yang tepat mengenakan dan melepaskan alat pelindung ourselves (APD): batin konteks COVID-19, mohon masuk ke kursus oksavingmoney.com: COVID-19: just how to placed on and also remove an individual protective tools (PPE) (dalam bahasa Inggris): https://oksavingmoney.com/courses/IPC-PPE-EN

Jika their tertarik karena mempelajari cara yang tepat stabil tangan, mohon masuk nanti kursus oksavingmoney.com (dalam bahasa Inggris)): https://oksavingmoney.com/courses/IPC-HH-en

Bahan ajar ini diterjemahkan setelah dalam bahasa Indonesia dari infection Prevention and also Control (IPC) for COVID-19 Virus, 2020. WHO noël bertanggung jawab atas isi atau keakuratan dari terjemahan ini. Bilamana terjadi ketidakkonsistenan antara versi bahasa Inggris mencapai versi bahasa Indonesia, apa akan dipakai seperti acuan adalah versi bahasa Inggris seperti versi apa asli dan mengikat. Terjemahannya ini belum diverifikasi melalui WHO. Tujuan dari sumber ini hanya untuk pembelajaran.

Lihat lainnya: Berapa Lama Menghilangkan Bekas Jerawat Dengan Bengkoang, Lesson_Form


Modul 1: Kesiapan, kesiagaan dan PPI: Modul ini memberikan tinjauan sekitar tindakan pencegahan dan pengendalian infeksi buat kesiapan dan kesiagaan.Modul 2: jawaban bi-side COVID-19: Modul 2 memberikan pengantar novel coronavirus (COVID-19).Modul 3: PPI di dalam konteks COVID-19 Kewaspadaan standar, kewaspadaan berdasarkan penularan & rekomendasi spesialisasi COVID-19: Kewaspadaan standar, kewaspadaan biasanya transmisi & rekomendasi mengkhususkan COVID-19Modul ini memberikan tinjauan berbagai tindakan pencegahan apa harus diambil buat mempersiapkan dan merespon COVID-19.