oksavingmoney.com, brand-new York - dalam upaya menyelesaikan tabrakan antara Palestina dan Israel, menteri kesehatan Luar Negeri republik Indonesia, Retno marsudi menyampaikan tiga langkah konkret kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 


"Di saat apa sama, Majelis Umum PBB also harus menuntut adanya gencatan senjata dengan segera, apa bertahan lama, dan dihormati secara penuh," hati-hati Menlu Retno. 

Ia also menyerukan, bahwa segala cara harus dilakukan, untuk segera meredakan situasi, seiring menjangkau dukungan terhadap upaya maksimal yang dilakukan oleh Sekretaris gen PBB.

Anda sedang menonton: Bagaimana upaya yang harus dilakukan untuk mengakhiri perseteruan antara israel dan palestina

Menlu Retno pun menyatakan bahwa masyarakat internasional juga harus dapat preventif terulangnya kejahatan ini di masa depan.

Dalam hal ini, yaitu "Majelis Umum PBB harus menyerukan didirikannya keberadaan internasional di Al-Quds," jelas Menlu Retno.

"Untuk mengawasi dan memastikan keselamatan rakyat di wilayah pendudukan, dan untuk melindungi status rumit Al-Haram, Al-Sharif, angkasa suci buat tiga agama," lanjutnya. 

Sementara batin langkah kedua, yaitu memastikan akses kemanusiaan dan perlindungan person sipil.

"Tanggung jawab utama kita adalah untuk menyelamatkan nyawa. Setiap menit yang kita lewatkan disini untuk berbicara, di ~ saat apa sama dapat berarti hilangnya nyawa orang Palestina," jelasnya.


Memasuki hari ke-5 tabrakan Palestina-Israel, korban jiwa akibat serangan Israel di Gaza menjangkau 126 orang. Termasuk di antaranya 31 anak-anak dan 20 perempuan. Serangan roket Hamas setelah Israel juga memakan korban jiwa.


*

Kemudian, Menlu Retno menyampaikan, "Saya menyerukan Majelis Umum PBB, bersama dengan Badan PBB yang terkait dan pihak lain, karena meningkatkan upayanya dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada orang Palestina apa terdampak".

Hal itu juga termasuk menyerukan agar Israel membuka dan memberikan akses pengiriman bantuan kemanusiaan, termasuk ke Gaza, apa telah berada batin pengepungan selama lebih dari 13 tahun.

Sementara batin langkah ketiga, yaitu dengan menjadi penekan negosiasi multilateral yang kredibel, kata Menlu Retno.

"Negosiasi yang kredibel terutang penting dalam memajukan perdamaian yang adil dan komprehensif, berdasarkan "two-state solution" dan sejalan dengan parameter internasional yang telah disetujui," jelasnya.

Menlu Retno pun menyebut, "Majelis Umum luaran tanggung jawab morel dan politik buat memastikan agar pemberi perdamaian dapat terlaksana".

Lihat lainnya: Biaya Masuk Sd Di Bandung 2016, Tuition And Fees

"Kita harus menghentikan upaya sistematis country Penjajah yang bisa saja noël meyisakan apapun buat dirundingkan. Kita noël dapat membiarkan negara Palestina kehilangan pilihannya dan penerimaan ketidakadilan sepanjang hidupnya," pungkasnya.