Menurut panduan dari Badan Kesehatan world (WHO), bayinya berusia enam bulan harus diberi makan secara bertahap agar tercukupi
*

TRIBUN-oksavingmoney.com.com, champa - Menurut panduan dari Badan Kesehatan dunia (WHO), bayinya berusia enam bulan harus diberi makan secara bertahap agar tercukupi kebutuhan gizinya, terutama untuk energi, protein, zat besi dan vitamin A. Oleh karena itu, kegiatan pemberian air Susu ibu (ASI) Eksklusif pada bayi selama enam bulan perlu peringatan lanjutan dengan pemberian makanan pendamping ASI atau MP ASI.

Anda sedang menonton: Bayi 6 bulan sudah bisa apa saja

Padahal, masa sayang 0 – 24 moon ini merupakan masa emas atau golden periode, sesuai sel-sel otak tumbuh sangat cepat mencapai lebih dari 80 persen. Apabila kebutuhan gizi di ~ periode cukup ini tidak tercukupi, maka akan berdampak di ~ perkembangan otak dan kecerdasan anak. Selama masa dua five ini pula sifatnya permanen dan noël dapat diperbaiki.

“ASI eksklusif saja tidak cukup buat menurunkan gizi buruk di Indonesia. Melecehkan gizi justru didewakan selama dua lima pertama ini,” kata wanita yang akrab dipanggil Anggie ini.


Istilah golden periode ini mengacu di ~ suatu standar apa meliputi Inisiasi menyusui Dini (IMD) awal 1 jam ke bayi lahir, ASI eksklusif selama 6 moon sejak lahir, MP ASI mulai usia 6 bulan, dan bayinya terus menyusui ASI sampai 24 bulan atau lebih.

Anggie mengatakan, MP ASI menurut WHO mempertimbangkan gizi seimbang, terutama energi, protein, zat besi, dan vitamin A. Sehingga bayi mulai usia 6 bulan sudah harus diberi nasi ataukah karbohidrat, lauk hewani, lauk nabati, buah dan sayur mencapai tekstur lumat benar tahapan usia.

Ia menyayangkan pula, di social berkembang pemberian MP ASI mencapai berbagai aliran, misalnya aliran vegetarian, cerealia, buah-buahan atau pemberian MP ASI lewat dari 6 bulan. Padahal, lanjut Anggie, tidak ada satu tipe bahan makanan pun involves gizi lengkap.

“Kalau masa dua tahun ini tidak optimal, risikonya anak tidak menerima gizi benar pada waktunya. Kenaikan memuat badannya lambat, tinggi badan tambahan tidak maksimal. Anak bisa kurang gizi dan menolak makan untuk tidak mengenal aneka ragam memberi makan sedari awal,” ujarnya.

Lihat lainnya: Apakah Lesti Dan Rizky Billar Akan Menikah

Begitu juga bila MP ASI terlalu dini thalamus kepada bayi sebelum enam bulan akan menimbulkan risiko. Bayi bisa lebih menyenangi pakan pengganti ketimbang ASI, pemasukan gizinya rendah, meningkatkan resiko penyakit, serta berisiko ibu hamil lagi.