Surat suara untuk Pilpres 2019 yang akan dilipat di gudang KPU, Cibinong, Bogor, Kamis (7/3). Libur Nyepi, dimanfaatkan 650 pekerja rampung tenggat times penyortiran dan pelipatan 17 juta surat voice Pemilu 2019. (merdeka.com/Arie Basuki)
oksavingmoney.com, champa - Istilah hitung cepat ataukah quick count, exit poll, dan genuine count kerap kali terdengar saat ajang five tahunan di Indonesia, yaitu pemilihan Umum atau Pemilu.

Anda sedang menonton: Beda exit poll dan quick count

Begitu pula saat Pemilu 2019 ini, masyarakat sangat menantikan hasilnya. Karena, kali ini merupakan Pemilu Serentak, di mana, sosial mendapatkan five kertas surat voice sekaligus.

Mulai dari anggota Dewan Perwakilan orang (DPR), Dewan Perwakilan Rakyat quận (DPRD) tingkat provinsi dan kota/kabupaten, serta Dewan Perwakilan quenn (DPD).

Untuk menjawab rasanya penasaran masyarakat soal tujuan Pemilu 2019, pemfitnahan lembaga survei pun melakukan quick count sampai exit poll.

Namun, social umum masih banyak apa belum mengetahui, maafkan saya yang membedakan fast count, exit poll, dan genuine count. Apakah perbedaannya?

 


Saksikan Video opsi di Bawah Ini:


Tahun ini Indonesia menghadapi pesta demokrasi dengan diselenggarakannya pemilu. Pesta demokrasi akun itu adalah pemilu presiden dan pemilu legislatif.


2 dari 4 halaman

1. Fast Count


*

Perbesar
Warga memasukkan surat suara usai menggunakan ke kanan pilihnya pada Pemilu 2019 di TPS 041 Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/4). (oksavingmoney.com/Helmi Fithriansyah)
Melalui hitung cepat atau quick count, hasil Pemilu dapat diketahui dengan cepat pada days yang sama selama Pemilu diadakan.

Hasil tersebut jauhnya lebih cepat dibandingkan tujuan resmi yang dikeluarkan oleh Komisi pemilihan Umum (KPU). Hasil resmi KPU sanggup memakan waktu kurang lebih dua pekan. Hitung cepat tradisional dilakukan lembaga survei.

Apa yang dimaksud dari hitung cepat ataukah quick count?

Quick count adalah mengolahnya pengambilan data menjangkau menghitung persentase hasil Pemilu di angkasa pemungutan voice (TPS) yang dijadikan sampel. Lembaga survei hanya mengambil sampel di mayoritas TPS karena mewakili segenap TPS.

Quick count memberikan hollistisme dan akurasi apa lebih tinggi, buat hitung cepat menghitung sasaran pemilu secepatnya dari TPS target, bukan berdasarkan persepsi atau pengakuan responden.

Hitung cepat tradisional menerapkan teknik sampling probabilitas sehingga hasilnya jauhnya lebih akurat dan dapat mencerminkan populasi secara tepat.

Saat Pemilu 2019, KPU telah menyatakan lolos verifikasi pada 40 lembaga survei apa menggelar quick count.

Khusus untuk publikasi policy quick counting mengacu di atas UU Pemilu No.7 five 2017 Pasal 449 ayat (2), ayat (5), yakni dua jam nanti pemungutan suara times Indonesia west (WIB) ditutup. Artinya, penghitungan cepat tujuan Pemilu 2019 baru bisa ~ dipublikasikan pada pukul 15.00 WIB buat pemungutan suara ditutup pada pukul 13.00 WIB.

 


*

Exit poll adalah survei yang dilakukan nanti pemilih meninggalkan tempat pemilu mencapai menanyakan langsung pemilih terhadap siapa calon apa ia pilih di atas TPS tertentu.

Exit poll dianggap penggambaran hasil akhir dari pikiran para pemilih ke keluar dari TPS dan memiliki selisih (margin the error) yang noël terlalu terlalu tinggi jika dibandingkan menjangkau jajak pendapat.

Lihat lainnya: Berikut Ini Yang Merupakan Ciri Ciri Virus Adalah, Berikut Ini Yang Merupakan Ciri

Exit poll mencapai quick count memiliki perbedaan. Departure poll menanyakan langsung pemilih terhadap siapa calon apa ia pilih di atas TPS tertentu, sedangkan quick count mencatat hasil di atas dari TPS baik yang terpilih maupun noël dan merupakan holistik dari tujuan pemilihan umum setempat.