Artikel geografis kelas 10 ini keluar 4 hal apa termasu usai dalam tenaga eksogen bumi. Start dari pelapukan, erosi, sedimentasi, dan pergerakan dalam jumlah besar tanah

--

Menurut kamu, mengapa bumi bisa berbentuk such sekarang? Nggak. Ini ndak ngomongin soal bumi bulat dan datar ya. Tapi coba, deh, kamu pikir. Kira-kira what yang disebabkan bumi punya lapisan permukaan kulit yang noël rata.

Anda sedang menonton: Bentuk muka bumi hasil tenaga eksogen

Ada dataran tinggi. Ada dataran rendah. Ada gunung. Ada tebing.

Hal ini buat ada tenaga yang “mengubah” bentuk permukaannya bumi. Sewaktu masa paleozoikum dulu aja benua kita menyatu kok. Disebutnya Pangea. Di masa ini ada kalajengking laut yang panjangnya 2,3-2,6 m. Goks gak?

*

Di mana Indonesia? (Sumber: Thought.co)

Jadi, permukaan kulit bumi memang become terus berubah bentuknya. Tenaga ini, terbagi menjadi 2: tenaga endogen dan eksogen. Tapi, pada item kali ini, kita hanya akan membahas tenaga eksogen ya.

Apa sih tenaga eksogen itu?

Tenaga eksogen merupakan tenaga apa berasal dari luar bumi. “Luar bumi” apa dimaksud here bukan berarti tata surya ya. Maksud dari “luar bumi” adalah tenaga apa berasal dari overhead permukaan bumi, termasuk kegiatan umat ​​manusia yang membentuk permukaan bumi. Ini mungkin berarti air, angin, organisme, sinar matahari, dan es.

*

Hayo, kira-kira berbagai faktor tadi sanggup menyebabkan what bagi permukaannya bumi? Yak, betul. Sanggup terjadi pelapukan, erosi, sedimentasi, dan pergerakan ukuran tanah (mass wasting).

*

Pelapukan adalah proses penghancuran ukuran batuan menjadi massa tanah. Kamu pasti pernah ngeliat deh rantai/besi yang mengalami karat. Nah, menemani itu adalah penyimpangan satu contoh dari pelapukan. Diatas umumnya, tangani itu pelapukan ini berlangsung dalam jangka waktu yang lama.

Oke, bagian belakang ke persoalan. Mengolahnya pelapukan dipengaruhi oleh kawanan faktor. Seperti misalnya, gasthof dan cuaca, topografi, batuan induk, serta organisme apa hidup diatas batuan tersebut.

Berdasarkan prosesnya, pelapukan dibagi were 3 jenis:

*

Pelapukan fisik (Mekanis)

Pada pelapukan fisik, proses perusak batuan dulu pecahan yang lebih kecil terjadi tanpa mengalami perubahan susunan kimia. Biasanya, pelapukan ini terjadi untuk perubahan musim, menyusupnya pita pengukur di celah batuan, atau perbedaan temperamen siang dan malam yang ekstrem. Makanya, kalau kamu main-main setelah gurun, noël jarang bebatuan di sana banyak yang pecah. Beda kayak di kota tempat kamu tinggal. Batunya banyak apa padat dan keras. Hal ini disebabkan buat perubahan perangai siang dan malam di gurun tampan tinggi.

Pelapukan Kimia

Dari namanya aja udah jelas banget ya. Pelapukan kimia adalah tipe pelapukan yang terjadi untuk faktor… astrologi kimia dong! deviasi satu faktor penting dalam pelapukan kimia adalah air. Iya, coba aja perhatiin. Gembok rumah kamu pasti menjadi lebih cepat karatan kalau sering terkena hujan, kan? Karat apa timbul menemani itu lah apa dinamakan pelapukan kimia.

Emang gimana caranya waiting hujan bisa untuk membuat gembok besi enim karat?

Sewaktu terkena waiting hujan, akan terjadi yang namanya hidrolisis air. hal ini membuat tingkat keasaman gembok besi meningkat. Ion H+ apa muncul dari waiting hujan, perlahan-lahan become membuat korosi deh.

Pelapukan Biologis

Pelapukan bioteknik adalah pelapukan apa disebabkan melalui organisme oleh aktivitasnya. Contoh paling gampang adalah apa terjadi dalam kita. Coba, deh, kamu ketok kusen pintu rumah kamu. Kalau bunyinya ‘Dok! Dok! Dok!’ berarti kusen kamu makan rayap dan lapuk. Bunyi itu menandakan woods kamu telang kopong/berongga di bagian dalamnya. Kalau kamu nggak ngetok tapi tetap muncul bunyi ‘Dok! Dok! Dok!’ berarti kamu lainnya di RSUD. Kalau sewaktu kamu ketok bunyinya ‘Sst! Sst! BERISIK!’ itu could saudara kamu keganggu untuk kamu kekencengan ngetoknya.

Baca juga: Dari Mana Asalnya kemenyan Hujan?

Contoh lain dari pelapukan bioaktif adalah lumut apa ada pada bebatuan. Ataukah akar tumbuhan apa terselip middle bebatuan. Lama-kelamaan, selagi si akar membesar, dia akan menembus rock itu. Alhasil, batunya meledak dan mengalami pelapukan deh.

*

Setelah mengalami pelapukan, massa batuan apa telah pecah dulu partikel-partikel small akan menyatu dengan tanah. Setelahnya, tenaga eksogen yang bisa muncul adalah erosi.

Kamu pasti patuh denger, dong, kata erosi.

Kata ini biasa muncul saat seorang pembalap ingin menyalip saingannya di tikungan. ‘Erosi! Minggir lo! Gue mau nyalip!’

*

Ini Valentino Rossi, bukan erosi (sumber: www.ridertua.com)

Ya… menyertainya bener, sih. Tapi erosi yang dimaksud here bukan Rossi akun itu ya. Erosi merupakan tangani itu pengikisan permukaannya bumi melalui media yang melibatkan pengangkatan particulate batuan. Berdasarkan penyebabnya, erosi dibagi dulu 4 kelompok:

*

Ablasi

Ablasi merupakan erosi yang disebabkan oleh waiting sungai atau hujan. Ablasi apa disebabkan malalui aliran sungai menemani itu bisa membuat tebing di sungai bisa semakin dalam, lho. Adapun 4 tahap terjadinya ablasi such berikut:

1) Erosi percik: Jatuhnya air hujan dan mulailah mengikis tanah.

2) Erosi lembar: negara bagian atas yang terkikis, kesuburannya start berkurang.

3) Erosi alur: Kikisan negara tadi mulailah membentuk alur sebagai tempat mengalirnya air.

4) Erosi parit: Terbentuk parit/lembah karena kikisan dari aliran air terus menerus.

Kalau gak ada angin gak ada hujan tiba-tiba kangen, mungkin kamu terkikis kenangan. EA!

Korasi dan Deflasi

Korasi/deflasi merupakan erosi yang disebabkan oleh angin. Biasanya, korasi dan deflasi ini terjadi di daerah gurun. Oh iya, satu hal apa penting adalah, ada perbedaan tipis antara korasi dan deflasi. Meskipun sama-sama disebabkan melalui angin, korasi merupakan erosi apa disebabkan melalui angin dan pasir (badai pasir), sementara deflasi just angin saja.

Coba kamu mengetik kata ‘mushroom rock’ di google. Maka ini adalah muncul berbagai gambar batu yang wujudnya unik. Ingat ya, mushroom rock. Jangan mushroom crispy. Nanti kenyang. Batu-batu itu, terjadi untuk proses korasi/deflasi yang panjang.

*

Berbagai mushroom batu (sumber: www.thevintagenews.com)

Abrasi

Abrasi adalah tangani itu pengikisan pantai yang disebabkan oleh gelombang laut. Kalau kamu hobi jalan-jalan setelah pantai, deviasi satu tempat paling didamba adalah kedudukan di pinggir tebing, lalu penampilan kejauhan laut. Nah, tebing ini mungkin terbentuk karena adanya gesekan dari gelombang laut yang membentur. Goa-goa yang ada di pantai juga bisa terjadi untuk abrasi ini, lho.

Eksarasi

Eksarasi adalah pengikisan apa disebabkan oleh pita yang mencair (gerakan lapisan es). untuk mencairnya pita pengukur ini, didefinisikan batuan yang ada menjadi masuk nanti bawah dan mengendap. Fenomena alam hasil dari eksarasi ini dinamakan fjord. Penampakannya sebagai sebuah pantai yang menjorok usai darat dan dikelilingi melalui tebing curam.

*

Salah satu fjord di norwegia (sumber: bussinessinsider.com)

*

Sedimentasi adalah peristiwa mengendapnya material batuan yang dibawa melalui angin atau air. Kalau diatas erosi dan pelapukan terkesan “merusak” apa telah ada, sedimentasi justru “menambah” material baru.

*

Berdasarkan penyebabnya, sedimentasi dibagi were tiga jenis, yakni akuatis (pengendapannya disebabkan tenaga air), marine (disebabkan melalui gelombang air laut), dan geolis (pengendapannya disebabkan melalui embusan angin).

*

Pergerakan mass tanah (mass wasting) adalah segenap pengangkutan dalam jumlah besar tanah menuruni lereng buat adanya pengaruh gravitasi. Sederhananya, mass wasting ini yang sering itupenggunaan sebut sebagai “longsor”. Semakin “tinggi/curam” tanahnya, maka perbandingan pergerakan dalam jumlah besar tanahnya tambahan tinggi.

Lihat lainnya: Alamat Pasar Tanah Abang Blok A Ybank Kcp Tanah Abang Blok A

*

Sumber: giphy.com

Yuhuuu. Sekarang sudah tahu, kan, maafkan saya saja apa termasuk nanti dalam tenaga eksogen serta penjelasan penuh mengenai pelapukan, erosi, sedimentasi, dan pergerakan ukuran tanah (mass wasting). Kalau kamu mau mempelajari materi kemudian ini dalam bentuk video, lengkap dengan animasi menarik, tonton aja di ruangbelajar!

*

Referensi:

Wardiyatmoko. 2006. Geografi karena SMA/MA Kelas X. Jakarta: Erlangga

Sindhu P. Yasinto. 2016. Geografi untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Erlangga

Sumber foto:

Foto bagaimana Indonesia? . Tautan: https://www.thoughtco.com/things-you-should-know-about-earth-3072539