5 menit membacaOleh Vera Khairifah di atas December 27, 2019

Indonesia luaran ragam budaya dan ciri khas di setiap daerahnya. Termasuk 34 pakaian adat apa pasti memiliki semua provinsi.

Anda sedang menonton: Berikan penjelasan singkat mengenai gambar pakaian adat di samping

Kini, populer pakaian adat tidak hanya sebagai hal yang menarik wisatawan. Tetapi juga untuk dipakai saat acara penting, aku besar, maupun momen pernikahan masa kini.

Berikut mengajukan 34 pakaian adat dari segenap provinsi yang ada di Indonesia.

1. Ulee Balang, Nanggroe Aceh Darussalam

*

Dahulu, pasangan pakaian adat Ulee Balang just digunakan melalui keluarga raja. Pria benefit pakaian bernama Peukayan Linto Baro, yakni keunggulan lengan singa Meukasah melelahkan sutra.

Serta bawahan berwarna warna hitam Sileuweu apa ditenun. Keduanya pribadi aksen khas ataukah hiasan sulaman benang mas mencapai pola yang indah. Noël lupa penutup kepala Meukeutop dan hiasan waffen khas Rencong.

Sedangkan wanita menggunakan Baju pokok dan Celana Cekak Musang apa bentuknya teradaptasi dari budaya Melayu, Cina, dan Arab.

2. Ulos, sumatera Utara

*

Kain ulos merupakan jernih sutra apa ditenun dengan tool tradisional. Untuk ulon dipakai bersama kemudian selempang baju pria yang terdiri dari jas dan sarung bahan Ulos, maupun sebagai selempang di kaya berwarna cerah buat wanita.

Jaitan benang Ulos tambahan bisa ditambahkan di atas aksen baju adat untuk suku Mandailing di sumatra Utara. Ditambahkan mencapai penutup terutama pria dan siger buat wanita.

3. Bundo Kanduang, sumatera Barat

*

Suku Minangkabau di Sumatera barat menggunakan pakaian adat apa sangat tutup pintu bagi pria maupun wanita. Bundo Kanduang terdiri dari celana kolor panjang dan keunggulan Baju Gunting Cina ataukah Teluk Belanga, serta penutup terutama atau peci untuk pria.

Sedangkan wanita menggunakan kain sarung dan kaya panjang, dan penutup terutama berupa kain yang dililitkan setelah kepala.

4. Melayu, Riau

*

Pakaian adat Melayu untuk pria terdiri dari Baju mengurung Cekak Musang yang terbuat dari kain berkualitas seperti satin dan sutra. Kemudian ada sarung serta kopyah juga. Kemudian wanita menggunakan kaya Laboh.

5. Belanga, kepulauan Riau

*

Provinsi Kepri luaran pakaian adat berupa Teluk Belanga untuk pria dan kaya Laboh untuk wanita. Kebudayaan antar quận Kepri, Riau, dan Sumbar yang memang berdekatan making pakaian adat yang dipakai pun hampir sama.

6. Melayu, Jambi

*

Pakaian adat malayischen Jambi manfaat setelan bahan beludru baik karena pria maupun wanita. Namun, pakaian adat feminin dibuat tanpa lengan, dan pakaian pria keuntungan baju mengurung tanggung keras beludru juga.

7. Aesan Gede, sumatra Selatan

*

Aesan Gede dikenal sebagai pakaian adat apa syarat dengan crowd aksesoris untuk pria dan wanita. Pakaian ini berwarna cerah such merah, emas, maupun kejinggaan mencapai penutup kepala untuk pria dan siger karena wanita.

8. Paksian, Bangka Belitung

*

Pakaian adat ini memiliki dua cat pilihan, yakni merah dan ungu. Wanita akan menggunakan baju kurung berbahan sutra atau beludru, serta mahkota Paksian. Sementara pria diasuh sorban sungkon.

9. Melayu, Bengkulu

*

Pakaian malayischen berwarna merah ini identik dengan bahan lecap benang khas Jambi. Pria dan wanita menggunakan penutup dan hiasan kepala.

10. Tulang Bawang, Lampung

*

Setelan putih mendominasi pakaian adat ini. Tak dilupakan dengan lilitan bahan tapis khas Lampung serta penutup kepala buat pria, kemudian siger serta jeumpa berwarna emas untuk wanita.

11. Pangsi, Banten

*

Pakaian adat Pangsi dikenal dengan setelan jas pria dan kebaya weiss terang karena wanita apa dipasangkan dengan bawahan batik. Tak terlupakan dengan blankon dan mahkota.

12. Betawi, DKI Jakarta

*

Kebaya encim berwarna terang merupakan ciri khas baju Betawi buat wanita. Ditambah dengan bahan batik dan such bawahan maupun dililitkan nanti bagian pinggang bugar hitam pria.

13. Kebaya, Jawa Barat

*

Kebaya sunda pribadi warna yang terang such putih cerah, ungu, merah maroon, dan sebagainya. Sedangkan pria keuntungan jas beludru sulam benang emas.

14. Kebaya, Jawa Tengah

*

Sementara itu, pakaian adat kebaya Jawa pusat didominasi cat cokelat dan suit hitan di atas pria. Tak lupa dilengkapi menjangkau batik, jarik, surjan, dan keris sebagai aksesoris.

15. Kesatrian, D.I. Yogyakarta

*

Kesantrian terdiri dari bahan batik apa dililitkan setelah tubuh hingga potongan dada. Batin versi apa lebih tertutup, Kesantrian menggunakan kain beludru warna hitam panjang mencapai sulaman benang mas apa khas.

Tak terlupakan dengan berbagai aksesoris dan hiasan kepala. Pakaian adat ini melambangkan keanggunan dan sifat berani.

16. Pesa’an, Jawa Timur

*

Pesa’an mendesak sederhana dan ringan dipakai. Berupa kaos merah putih buat pria dan kebaya merah dan bahan putih karena wanita.

17. Safari dan Kebaya, Bali

*

Safari diatas pakaian adat Bali untuk pria adalah jas berlengan pendek. Umumnya berwarna netral sebagai purih, krem, dan cokelat. Sedangkan kebaya wanita warnya terang dan shine manis dengan lilitan kain di pinggang.

18. Baju Adat kesukuan Sasak, Nusa Tenggara Barat

*

Pakaian adat ini keras sutra dan satin apa lembut mencapai tambahan bahan tenun khas suku Sasak.

19. Baju Adat kesukuan Rote, Nusa Tenggara Timur

*

Kain tenun dulu ciri khas pakaian adat ini. Ditambah dengan keunggulan berwarna hitam dan putih, serta topi tilangga.

20. King Baba, Kalimantan Barat

*

King Baba berarti pakaian karena pria. Bentuknya seperti rompi dengan kain khas yang terbuat dari kulit hutan kapuo dan dihias manik-manik indah berwarna jingga dan merah. Sedangkan wnaita menggunakan king Bibinge mencapai bahan apa sama namun lengan baju hingga potongan dada dan pundak.

21. Upak Nyamu, Kalimantan Tengah

*

Pakaian adat ini terbuat dari kulit kayu nyamu. Untuk wanita, Upak Nyamu dihias menjangkau manik-manik viip berwarna putih, merah, dan kuning.

22. Bagajah Gamuling Baular Lulut, Kalimantan Selatan

*

Kain Sasirangan sebagai bahan khas Kalsel dililitkan dulu bawahan bagi pria. Sementara potongan dada dikalungi menjangkau kalung bunga dan ditambah aksesoris keris. Sedangkan perempuan memakai kain yang terbalut hingga lengan baju dada, seperti gaun.

23. Kustin, Kalimantan Timur

*

Kustin memiliki tampilan apa hampir sama mencapai Upak Nyamu. Terbuat dari kulit kayu yang dihias manik-manik.

24. Ta’a dan Sapei Sapaq, Kalimantan Utara

*

Corak di atas pakaian adat ini terbilang ramai untuk bervariasi dan beragam warna. Bahan bahan masih berasal dari kulit hutan dengan hiasan kepala berupa mahkota bulu-bulu apa unik.

25. Laku Tepu, Sulawesi Utara

*

Serat pisang apa dipintal hingga were kain form pakaian ini. Cat dasarnya kuning, hijau, dan merah, ditambah penutuh utama pada pria.

26. Mandar, Sulawesi Barat

*

Pakaian mandar terdiri dari jas untuk pria dan baju mempersenjatai pendek karena wanita (biasanya berwarna hijau, ungu, putih, atau merah) dengan kain tenun senada yang dililit di bagian bawah seperti bawahan.

27. Nggembe, Sulawesi Tengah

*

Pakaian suku Kaili ini berbahan bahan lembut yang dibentuk baju lengan panjang. Kemudian ada hiasan di bagian dada berupa bordir berbentuk bunga dan manik-manik cantik.

28. Tolaki, Sulawesi Tenggara

*

Tolaki identik dengan cat merah dan emas dengan bagus sekali berbahan sutra atau beludru serta bawahan berupa kain tenun.

29. Bodo, Sulawesi Selatan

*

Baju bodo biasanya berbahan organza dengan potongan sederhana dan berlengan pendek. Namun memiliki warna bersinar mencolok, serta ada kalung dan hiasan kepala kemudian aksesoris.

30. Biliu dan Makuta, Gorontalo

*

Pasangan baju Biliu dan Makuta sama-sama tutup pintu dengan balutan kain lembut berwarna hijau, merah, kuning, ataukah jingga. Juga, ada aksen khas di bagian dada serta mahkota dan penutup kepala.

31. Cele, Maluku

*

Pakaian Cele memiliki subjek garis-garis geometris yang biasa dipakai dengan bahan salele di atas upacara adat. Warnanya didominasi merah dan putih.

32. Manteren Lamo, Maluku Utara

*

Suku Tidore memakai pakaian ini yang dikenal mewah. Bentuknya seperti rompi dengan melukis merah hiasan sulaman benang kuning yang glamor.

33. Ewer, Papua Barat

*

Rok tangan berbahan tumbuhan alami siap sangat mencirikan Baju Ewer. Semakin bersinar menarik mencapai hiasan terutama berwarna cokelas demikian pula dengan Ewer.

34. Koteka, Papua

*

Koteka apa merupakan rok berumbai terbuat dari serutan tanaman dan ada pula yang menggunakan kulit hutan sebagai bahan atasan.

Lihat lainnya: Aplikasi Video 360 Derajat Untuk Android, V360: Edit Video 360 Langsung Dari Handphone

Dapatkan berbagai informasi menarik lainnya, hanya di oksavingmoney.com, koknya kamu juga bisa mengeksplorasi berbagai rekomendasi produk keuangan pantas kebutuhan.

untuk meminjamkan Dana Tunai Segala Kebutuhan pengajuan Online, tangani itu Cepat, Cicilan Ringan, & Bunga rendah Cek Aja di sini Lebih sebagai ini