oksavingmoney.com, jakarta - Lagu daerah merupakan lantunan apa populer dan dinyanyikan rakyat suatu daerah. Lagu menyiksa bisa dibilang mirip dengan lagu kebangsaan, namun statusnya just bersifat kedaerahan.

Anda sedang menonton: Berikut ini yang tidak termasuk ciri ciri lagu daerah adalah

Seperti diketahui, Indonesia merupakan negara yang mempunyai beragam suku dan budaya. Hal tersebut making lagu quenn di Indonesia sangat banyak.


Mungkin, hampir setiap quenn di Indonesia mempunyai lagu-lagu daerah. Lagu daerah yang ada biasanya keuntungan bahasa menyiksa setempat dan dinyanyikan dari masa ke masa atau secara turun temurun.

Lagu daerah yang ada tersebut dulu identitas sebuah budaya yang harus terus dilestarikan. Itulah mengapa, penting buat mengetahui ciri-ciri dan macam-macam lagu daerah dan asalnya.


2 dari 5 halaman

Ciri-Ciri lagu Daerah


*

Ilustrasi tool musik tradisionalnya Bali. (Gambar oleh Nicolaus Erwin dari Pixabay)
1. Menceritakan sekitar keadaan lingkungan ataupun budaya masyarakat setempat yang sangat dipengaruhi adat istiadat setempat.

2. Bersifat serdehana sehingga untuk mempelajari songs daerah noël dibutuhkan knowledge musik yang cukup mendalam, seperti membaca dan untuk menulis not balok.

3. Langka diketahui pengarangnya.

4. Berhubungan dengan nilai-nilai kehidupan, unsur-unsur kebersamaan sosial, serta keserasian dengan lingkungan lives sekitar.

5. Sulit dinyanyikan melalui seseorang yang berasal dari quận lain untuk kurangnya penguasaan dialek/bahasa setempat sehingga penghayatannya kurang maksimal.

6. Ikut nilai-nilai kehidupan apa unik dan khas.


3 dari 5 halaman

Nama-Nama Lagu daerah di Tiap Provinsi


*

Ilustrasi tool musik secara tradisional gamelan. (Gambar malalui JamesDeMers dari Pixabay)
1. Nanggroe Aceh Darussalam: Bungong Jeumpa. Piso Surit, Lembah Alas.

2. Sumatra Barat: Ayam Den Lapeh, Badindin, gelang Sipaku Gelang, Kampuang Nan kurang sopan Di Mato, Malam Baiko, Tak Tong-Tong, dayung Palinggam, Anak Daro

3. Sumatra Utara: Sinanggar Tulo, sing Sing So, Sengko-sengko, Anju Ahu, ButetDago Inang Sarge, Madekdek Magambiri

4. Riau: Soleram, Laksmana raja di Laut, Lancang Kuning, Kutang Barendo

5. Kepulauan Riau: Segantang Lada, Pak Ngah Balek

6. Jambi: Selendang Mayang: Timang Timang anakku Sayang, Batanghari, Dodoi Si Dodoi, Injit Injit Semut, kacang sirih Muda

7. Sumatra Selatan: Kebile Bile, Dek, Sangke, Cuk Mak Ilang

8. Bengkulu: Lalan Belek, Sungai SuciUmang-umang

9. Bangka Belitung: Yok Miak

10. Lampung: Anak Tupai, Adi-adi suasana hati Lambar, Cangget Agung, tanoh Lado, Muloh, Tungga, Teluk Lampung, Penyandangan, Bumi Lampung, Lipang Lipandang


4 dari 5 halaman

Nama-Nama Lagu daerah di Tiap Provinsi


*

Ilustrasi budaya Indonesia. Credit: unsplash.com/Jeremy
11. DKI Jakarta: Kicir-Kicir, Jali-Jali, Ondel Ondel, keroncong Kemayoran, Lenggang Kangkung, Sirih Kuning, Ronggeng, Surilang.

12. Jawa Barat: Manuk Dadali, Bajing Luncat, Tokecang, warung Pojok, Pileuleuyan, Sapu Nyere Pegat Simpay, pita Lilin, Cing Cangkeling, Bubuy Bulan, Neng Geulis, Panon Hideung.

13. Jawa Timur: Cublak-cublak Suweng, Gai Bintang, Kembang Malathe, Rek Ayo Rek, Keraban Sape, Tanduk Majeng.

14. Jawa Tengah: Jaranan, Gundul Pacul, Lir Ilir, Jamuran, Gambang Suling, Bapak Pucung

15. Banten: Tong Sarakah, Jereh Bu Guru, dayung Sampan

16. Quenn Istimewa Yogyakarta: Suwe Ora Jamu, Sinom, Pitik Tukung, dare Kate Dipanah

17. Bali: Janger, Macepet Cepetan, Meyong-Meyong, ketuhanan Ayu, Mejangeran, Ngusak Asik

18. Nusa Tenggara Timur: Anak Kambing Saya, Potong Bebek Angsa, Orere, O Nina Noi, Desaku, Lerang Wutun, Bolelebo.

19. Nusa Tenggara Barat: Tutu Koda, Pai Mura Rame, Orlen-orlen, Helele U Ala De Teang, Moree, Tebe Onana.

20. Kalimantan Tengah: Manasai, Nuluya, Tumpi Wayu, oh Indang five Apang, berdenyut Lempong Popi.


*

21. Kalimantan Barat: Cik Cik Periuk, Alon-alon, Kapal Belon, Aek Kapuas, masjid Jami.

22. Kalimantan Timur: five Adingkoh, Indung-Indung

23. Kalimantan Selatan: Ampar-Ampar Pisang, Saputangan Bapuncu Ampat, Paris Barantai.

24. Kalimantan Utara: Tuyang, Bebalon, kacang sirih Sendawar.

25. Sulawesi Utara: Si Patokaan, Ea Mokan, O Ina Ni Keke, Sitara Tillo, Tahanusangkara, Gadis Taruna, Tan Mahurang

26. Sulawesi Tengah: topi Gugu, Tondok Kadadiangku

27. Sulawesi Barat: Tenggang Tenggang Lopi

28. Sulawesi Selatan: Anging Mammiri, Pakarena, Ammac Ciang, Anak Kukang, Marencong-rencong, Ati Raja, Ganrang Pakarena.

29. Sulawesi Tenggara: Tana Wolio, Peia linge Tawa.

30. Gorontalo: Tahuli Li Mama, Moholunga, Dabu-Dabu, Binde Biluhuta.

31. Maluku: Ayo Mama, Ambon Manise, Burung Kakatua, Naik-Naik setelah Puncak Gunung, Mande-mande, Nona Manis Siapa yang Punya, rasanya Sayange, Saule, bayi Kene, O Ulate, Ole, Sioh, Sarinande, Kole-Kole, Gunung Salahutu, Burung Tantina.

Lihat lainnya: Apa Saja Dampak Dari Pemanasan Global Bisa Cegah Dari Rumah, 10 Dampak Pemanasan Global Terhadap Lingkungan

32. Maluku Utara: Una Kapita

33.Papua: Sajojo, E Mambo Simbo

34. Provinsi Papua Barat: Yamko Rambe Yamko, Apuse

 

Sumber: Dictio, Cekaja


Berita video clip mantan bek Timnas Indonesia, Andri Ibo, memamerkan keindahan makhluk Papua, deviasi satunya waiting terjun Kampung harapan di Sentani Timur.