Rukun iman berasal dari gabungan dua kata, yakni "rukun" apa berarti pilar atau tua- dan "iman" apa berarti kepercayaan. Jika didefinisikan, "rukun iman" sendiri dapat diartikan kemudian pilar keimanan yang harus hatim oleh setiap orang muslim di dunia.

Anda sedang menonton: Beriman kepada rasul adalah rukun iman yang ke

Dalam Hadis Riwayat Imam Muslim, terdapat enam rukun memercayai yang wajib dipercaya. Hadis tersebut berbunyi:

"Maka kabarkan padaku circa iman, Rasulullah bersabda: memercayai adalah bahwa kamu beriman kepada Allah dan malaikat-Nya, segala kitab-Nya, dan Rasul-Nya dan days akhirat serta kamu beriman mencapai qadar baik dan buruk." (HR Imam Muslim)

Nah, berikut ini penjelasan mengenai 6 rukun iman dalam Islam apa harus kamu ketahui dan pelajari. Yuk, simak!


Ilustrasi berdoa (IDN Times/Sunariyah)

Iman kepada Allah berarti bahwa setiap muslim harus mengimani adanya Allah, mengimani rububiah Allah, mengimani uluhiah Allah dan mengimani semua nama dan sifat Allah. Tujuannya agar seorang muslim percaya bahwa Allah itu benar-benar ada seperti Tuhan Semesta Alam yang menciptakan langit dan bumi beserta isinya.

Berikut ini mayoritas makna yang terkandung di dalam rukun iman pertama, memercayai kepada Allah SWT:

MengimanirububiahAllahberarti beriman ataukah percaya bahwa noel ada apa menciptakan, menguasai, dan mempersiapkan alam semesta ini kecuali Allah SWT. Umat Islam percaya bahwa tuan itu hanya satu yaitu Allah SWT. Tak ada bapak lain selain Allah apa dapat mengatur dunia ini. Sifat orang apa bertakwa yaitu seorang muslim noël boleh percaya tentang kuasa lain, selain kuasa yang dimiliki Allah SWT. Hanya Allah yang menciptakan serta mempersiapkan alam semesta ini. Mengimani uluhiah Allah adalah menyakini bahwa noël ada sesembahan lain yang berhak untuk disembah selain Allah SWT. Seorang muslim dilarang untuk menyembah selain memuja Allah SWT. Kita masih patuh melihat orang yang senang memuja benda atau bahkan kuburan tertentu. Hal tersebut terutang dilarang batin Islam dan berakibat keimanan seseorang dipertanyakan. Mengimani nama dan sifat-sifat Allah dan Asmaul Husna, yaitu percaya dan yakin terhadap sifat-sifat Allah yang tersirat batin nama-nama Allah ataukah Asmaul Husna. Ada 99 nama belakang Allah yang perlu dipelajari malalui seorang muslim sehingga dapat memahami sifat-sifat Allah. Sifat-sifat Allah tersebut misalnya Ar Rahman (Maha Pengasih), Ar Rahim (Maha Penyayang), Al Malik (Maha Merajai), Al Quddus (Maha Suci), as Salaam (Maha Memberi Keamanan).
*
unsplash.com/Artur Aldyrkhanov

Rukun iman selanjutnya adalah iman kepada malaikat Allah. Malaikat berdasarkan sisi bahasa merupakan kata bahasa Arab apa berasal dari kata “malak” ataukah kekuatan. Di di dalam ajaran Islam, diketahui bahwa malaikat diciptakan Allah dari cahaya.

Hikmah dari beriman kepada malaikat berarti percaya dan yakin tentang adanya malaikat walaupun kita tak mungkin melihatnya. Terdapat 10 malaikat yang wajib diketahui oleh umat muslim, yaitu Jibril, Mikail, Israfil, Izrail, Munkar, Nakir, Raqib, Atid, Malik, dan Ridwan.


Ilustrasi berdoa dan mengaji (IDN Times/Sunariyah)

Umat Islam terdaftar mempercayai fungsi iman kepada kitab Allah. Sebab, kitab suci apa diturunkan malalui Allah SWT merupakan firman apa diberikan kepada para Nabi dan Rasul untuk membimbing umat-umat mereka diatas zamannya.

Lihat lainnya: Benarkah Ikan Gabus Kawin Dengan Ular, Si Tangguh, Ikan Gabus Kepala Ular

Kitab penasaran umat Islam personally adalah Al-Qur"an. Namun, selain itu, terdapat kitab-kitab go yang juga merupakan kitab-kitab Allah, sebagai Taurat, Injil, dan Zabur.