Keterangan gambar,

Warga melayat Sri Puji, deviasi seorang korban pengeboman di gereja Pantekosta, Surabaya.

Anda sedang menonton: Berita bom di surabaya hari ini


Selama satu minggu, tujuh hari berturut-turut, Indonesia diserbu teror. Dari kerusuhan di Rutan Mako Brimob yang menewaskan lima polisi, hingga dibom bunuh ourselves tiga familial di Surabaya. Berikut ini urutan ketegangan apa terjadi dari aku ke hari.


Selasa, 8 Mei hingga kedua 14 Mei adalah pekan yang penuh ketegangan dan teror. Narapidana takut mengambil alih Rutan Mako Brimob, Depok. Dan di Surabaya, untuk pertama kalinya di Indonesia, pengeboman bunuh diri dilakukan sekeluarga inti, ayah, ibu yang bawa serta anak-anak mereka. Simak urutannya:


Kabar adanya kerusuhan di Rutan Mako Brimob dikonfirmasi melalui Polisi menjelang pusat malam. Menurut Polisi, kerusuhan tersebut bermula dari cekcok tawanan dan petugas.


Satu polisi masih disandera sejumlah narapidana terorisme. Sementara, seorang teroris ditembak sekarat oleh aparat polisi saat kerusuhan.


Pagi hari, perlawanan para napi teroris di Mako Brimob, kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, finite dipatahkan.


Setelah insiden usai, tampak sembilan bus usai luar dengan perbandingan tinggi dari Mako Brimob, membawa sekitar 145 narapidana terorisme, apa terlibat kerusuhan, usai Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.


Seorang anggotaenam polisi tewas disambut teroris yang ditangkapnya untuk bersikap mencurigakan. Teroris tersebut then ditembak di tempat.


Seorang terduga teroris berinisial RA ditembak sekarat setelah perlawanan petugas polisi apa menangkapnya bersama tiga koleganya di kawasan stasiun Tambun, Bekasi, Jumat dini hari.


Dua perempuan, Dita Siska Millenia dan Siska Nur Azizah ditangkap polisi untuk diduga akan melakukan penusukan kepada anggota Brimob di Mako Brimob.


*

Sumber gambar, Antara/MOCH ASIM


Keterangan gambar,

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol rudy Setiawan (kanan) menghimbau warga karena menjauh dari sekitar lokasi ledakan di gereja Pantekosta tengah Surabaya, Minggu 13/5.


Empat rakyat terduga teroris di cianjur tewas ditembak polisi. Keempat setiap orang tersebut merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah, pimpinan Aman Abdurrahman, dan diduga akan melakukan serangan terhadap aparat kepolisian, kata juru satrat polisi, Irjen Setyo Wasisto, Minggu (13/05).


Mengendarai kendaraan rosa empat, empat orang itu hendak menyundul Mako Brimob, covos Dua, Depok, tetapi dihadang oleh aparat kepolisian di Cianjur, Jawa Barat, Minggu dini hari, demikian penjelasan polisi.


*

Sumber gambar, Antara/ARI BOW0 SUCIPTO


Keterangan gambar,

Maria Hamdani, memasang gambar bibinya, Mayawati yang dulu korban bombarded di preventer Santa Maria Tak Bercela. Mayawati sempat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara selama 12 jam. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto


Bom meledak di tiga gereja di Surabaya: lebih terang Katolik Santa Maria Tak Bercela, lebih terang Pantekosta jalan Arjuna, GKI di jalur Diponegoro.

Lihat lainnya: Agar Rambut Bayi Tumbuh Lebat Dan Lurus, Tips Agar Rambut Bayi Cepat Tumbuh Dan Lebat


Pelaku satu keluarga, enam tewas. Mereka adalah pemimpin JAD Surabaya, Dita, istri dan terkering anaknya.