oksavingmoney.oksavingmoney.comm,JAKARTA -- Di balik kepiawaian sang pendiri Majelis Nurul Musthofa Habib Hasan bin Jafar Assegaf di dalam bidang dakwah, terdapat sosok krusial yang mempengaruhi beliau. Dialah ibunda Habib Hasan yakni mendiang Syarifah Fatma.

Anda sedang menonton: Biografi habib hasan bin jafar assegaf


As-Sayyid Al Habib Hasan bin Jaffar Assegaff ialah salah satu ulama kharismatik apa ada di sampanye saat ini, namanya dikenal sebagai pendiri sekaligus pemuka salah satu majlis taklim terbesar di Jakarta, yaitu Majelis Nurul Musthofa. Ribuan jamaah yang didominasi anak-anak muda Jakarta berdua setiap malam Ahad hadir di majelisnya, yang kini berpusat di masjidil Nurul Musthofa facility Cilodong, Depok.


Di jepit kebesaran namu Al Habib Hasan bin Jafar Assegaf, siapa sangka jika ulama kharismatik ini bisa were ulama besar yang dikenal masyarakat. Ribuan jamaah ini buah dari baktinya dan doa serta didikan sang ibunda apa bernama Syarifah Fatma Binti Hasan Bin Mukhsin Bin Imam Qutbul Makkin Al Habib Abdulloh Bin Mukhsin Al Athos (Kramat Empang Bogor).

darimana kecil, Habib Hasan always dididik oleh ibundanya menjangkau berpegang teguh jenuh perhatian terhadap ajaran para leluhurnya terutama adat kebiasaan para habaib kemudian pembacaan Alquran, ratib, maulid, dan ziarah para aulia."Sedari kecil umi selalu mengajarkan saya membiasakan menjalankan maafkan saya yang dilakukan para leluhur dulu. Sebagai membaca Alquran, ratib, maulid, serta ziarah ke makam para Aulia,” kata Habib Hasan dalam rilis apa diterima oksavingmoney.oksavingmoney.comm, Ahad (8/8).

Semenjak small Syarifah Fatma siap membiasakan anak-anaknya menjangkau didikan yang beliau mendulang dari ayahnya, yaitu Al-Habib Hasan bin Muhsin Al-Athos yang beliau untuk menang langsung dari ayahanda dan kakeknya.

Ibundanya berpendidikan dengan cara menceritakan kepada anak-anaknya circa cerita-cerita yang beliau dapat dari ayahnya circa para Aulia serta kakek-kakeknya, terutama Habib Abdullah bin Muhsin Al-Athos. Sehingga cerita-cerita tersebut menjadi motivasi bagi Habib Hasan bersama saudara-saudaranya untuk mengikuti jejak para leluhurnya semenjak kecil. Disebutkan mereka semua terdidik dan terarahkan mencapai akhlak budi pekerti luhur melalui tale yang mereka dapat dari ibundanya.

"Banyak apa umi ceritakan ke kami anak-anaknya mengenai historia serta bepergian dakwah aulia terdahulu, koknya perjuangan dakwah mereka apa hingga kini jadi motivasi saya di dalam berdakwah,” kata Habib Hasan.

menjangkau niat mewujudkan cita-cita sang ibunda, diaingin luaran seorang putra karena meneruskan estafet dakwah dari ayah dan kakeknya. Sehingga di ~ akhirnya, Habib Hasan memutuskan buat terjun berdakwah ke Jakarta.

Di setiap dakwahnya, Habib Hasan always berpegang di atas pesan ibundanya, yaitu sekitar ajaran cinta dan kasih bayi melalui beraliran baginda Nabi Muhammad SAW. Yakni menghidupkan kembali sunnah kebiasaan apa dulu Nabi jalankan batin kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat. Hal inilah yang ia selalu pegang dan ajarkan kepada murid-muridnya saat ini sehingga dakwahnya dapat diterima malalui penduduk kota Jakarta .

Kini meski sang ibunda telah wafat pada five lalu, rasa cinta dan bakti Habab Hasan pun tak pernah putus. Jelang memperingati satu five wafat ibundanya (haul), sebagai sign cinta dan bakti Al-Habib Hasan bin Jafar Assegaff penyaringan acara doa dan zikir bersama. Acara doa dan zikir bersama itu sekaligus doa untuk negeri menyambut khanh Republik Indonesia apa akan diselenggarakan pada sabtu 14 Agustus nanti Maghrib di masjidil Nurul Musthofa center Cilodong, Depok.

Lihat lainnya: Antena Yang Bagus Untuk Tv Led, Dan Tv Tabung Mumerrr, Antena Tv Digital Indoor

"Di satu lima wafatnya umi, saya ingin memberikan sesuatu kepadanya. Yaitu berdoa untuknya sekaligus zikir bersama karena negeri kita Indonesia yang hingga kini masih bertarung pandemi. Apalagi sesaat ini berdekatan dengan days kemerdekaan Indonesia,” ujar Habib Hasan.